BUSINESS

Perluas Pasar, Kemenkop Dorong UMKM Papua Masuk Ekosistem Digital

Produk UMKM harus memaksimalkan keunggulannya.

Perluas Pasar, Kemenkop Dorong UMKM Papua Masuk Ekosistem DigitalMenkopUKM, Teten Masduki. (dok. KemenkopUKM)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

01 September 2022

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM), Teten Masduki, meminta para pelaku UMKM asal Papua untuk fokus mengembangkan komoditas unggulan, khas wilayahnya yang tak dimiliki daerah lain. Pelaku usaha kecil ini juga didorong memperluas jangkauan pasar melalui ekosistem digital.

Menurutnya, produk UMKM Papua saat ini bagus dan tidak kalah dengan kemasan produk yang banyak tersebar di Pulau Jawa.

"Ini bisa jadi showcasing produk UMKM terlebih dengan semakin banyaknya pendampingan, kurasi produk, branding kemasan yang membuat produk UMKM di Papua semakin diminati,” katanya saat meresmikan Galeri UMKM Papua, di Jayapura, Papua, Rabu (31/8).

Produk Indonesia punya keunggulan

Penjual pernak-pernik khas Papua.Penjual pernak-pernik khas Papua. (Dok. PON XX)

Teten mengatakan, daerah-daerah di Indonesia memiliki beragam keunggulan, termasuk Papua. "Beragam komoditas unggulan Papua baik hasil laut maupun hasil hutan yang dimaksimalkan oleh koperasi untuk mengagregasikan produknya agar bisa mengakses pembiayaan,” ujarnya.

Dengan keunggulan ini, ia optimistis produk Papua bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat lokal, seperti kopi, sagu, hasil laut, hingga buah merah. Bahkan, ada juga komoditas buah sukun yang saat ini sedang diteliti oleh satu perusahaan, agar diolah menjadi tepung gluten free maupun produk untuk makanan bayi. Diperkirakan, komoditas ini bisa menjaring pasar yang lebih luas.

Target 40% belanja pemerintah produk UMKM

descriptionDesa Wisata Arborek, Raja Ampat, Papua. Shutterstock/Marius Dobilas