Comscore Tracker
BUSINESS

Menparekraf Akan Buka Kembali Rute Penerbangan Moskow-Denpasar

Bali jadi destinasi favorit para wisatawan asal Rusia.

Menparekraf Akan Buka Kembali Rute Penerbangan Moskow-DenpasarMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (dok. Kemenparekraf)

by Bayu Pratomo Herjuno Satito

Jakarta, FORTUNE – Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, berencana membuka penerbangan langsung dari Moskow ke Denpasar. Upaya ini dilakukan menanggapi hasil kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rusia pekan lalu. 

Sandiaga mengatakan, Bali adalah salah satu destinasi favorit wisatawan Rusia. “Kami langsung berkoordinasi dengan Duta Besar Rusia, untuk mengonfirmasi pembukaan penerbangan langsung dari Moskow ke Denpasar,” ujarnya dalam Weekly Press Briefing, Senin (4/7).

Menurutnya, turis Rusia memiliki preferensi liburan dengan fasilitas luxury, dengan kualitas yang terjaga, sehingga length of stay yang panjang. “Jadi kualitas terjaga, lama tinggalnya juga cukup lama, dan spending mereka sangat berkualitas. Rata-rata mereka juga berkunjung dengan keluarga,” katanya.

Potensi wisatawan asal Rusia ke Bali

Rusia dan Indonesia.

Berdasarkan catatan Kemenparekraf, sebelum pandemi Covid-19, Rusia adalah salah satu negara dengan wisatawan yang terbanyak berkunjung ke Bali. Per tahun ada sekitar 300.000-400.000 kunjungan wisatawan Negeri Beruang Merah. 

Selama masa pandemi Covid-19– periode 1 Januari-31 Mei 2022–wisatawan asal Rusia tetap masuk dalam jajaran negara penyumbang turis terbanyak yang berkunjung ke Bali. “Memang sudah ada rencana dari beberapa maskapai Rusia, salah satunya Rossiya Airlines,” tutur Sandiaga.

Dia berharap,  maskapai ini akan mengisi penerbangan langsung dari Moskow ke Denpasar dengan durasi tiga kali dalam seminggu. Pada 28 Oktober 2018, maskapai ini pertama kali mendaratkan pesawatnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Upaya menggarap pasar wisatawan Rusia

Sandiaga mengakui bahwa masih banyak komunikasi yang harus dibangun pemerintah maupun dunia usaha, serta penyiapan regulasi untuk mendongkrak kedatangan wisatawan asal Rusia. Pihaknya terus mendorong industri pariwisata, mulai dari agen travel hingga operator tur untuk fokus menggarap pasar wisatawan Rusia.

“Jadi, destinasi-destinasi yang baru, yang exciting, destinasi yang memberikan pengalaman unik dan apik untuk memori. Pengalaman mereka–wisatawan Rusia–juga harus otentik dan tentunya akan mampu menjadi buah bibir, sehingga mereka bisa mengajak lebih banyak wisatawan dari Rusia,” ucapnya.

Penguatan kerja sama Rusia-Indonesia di sektor pariwisata

Presiden Jokowi dan Presiden Putin.

Dalam keterangan pers usai pertemuan dengan Presiden Jokowi di istana Kremlin, Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia ingin memperkuat kerja sama dengan Indonesia dalam sejumlah bidang, seperti investasi, perdagangan, maupun pariwisata. ”Kami sedang mendiskusikan kemungkinan melanjutkan layanan udara langsung antara Moskow dan pulau resor Bali,” kata Putin (30/6).

Jokowi menanggapi pernyataan tersebut dengan memperkuat kolaborasi dan kerja sama tersebut. “Akan kami tindak lanjuti dengan membentuk tim, agar bisa membahasnya secara detail,” ucapnya.

Related Articles