BUSINESS

Freeport Setop Sementara Aktivitas Penambangan Usai Banjir Lumpur

Tidak ada korban jiwa dari pihak PTFI.

Freeport Setop Sementara Aktivitas Penambangan Usai Banjir LumpurPT Freeport Indonesia (dok.PT Freeport Indonesia)
13 February 2023

Jakarta, FORTUNE – PT Freeport Indonesia (PTFI) menghentikan sementara kegiatan penambangan dan pengolahan, pasca musibah longsor dan banjir lumpur terjadi di area tambang dan menerjang sebagian lokasi pabrik pengolahan konsentrat. Lokasi produksi yang terdampak paling parah berada di area Mile Point (MP) 74, PTFI, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Direktur Utama PTFI, Tony Wenas, mengatakan tim Emergency Preparedness and Response (EPR) dari PTFI sudah melakukan berbagai upaya untuk memulihkan area tambang yang terdampak banjir.

"PTFI telah melakukan penjemputan dan evakuasi 14 orang karyawan yang tertahan dalam gedung perkantoran dan mereka dalam keadaan sehat," katanya dalam keterangan yang diterima Fortune Indonesia, Minggu (12/2).

Adapun, 14 karyawan ini sempat terjebak di dalam gedung OB1 dan gedung Amole Stockpile saat hujan deras melanda kawasan itu hingga menyebabkan longsor dan banjir. PTFI  sudah menyiapkan fasilitas mess hall, tempat makan karyawan, dan fasilitas kesehatan untuk memenuhi kebutuhan karyawan.

Perseroan bersyukur tak ada korban jiwa dari pihak PTFI, saat musibah ini terjadi. “Kami mengutamakan keselamatan bagi seluruh karyawan yang bertugas di lokasi," katanya.

Curah hujan tinggi

Tony Wenas.
Tony Wenas. (dok. pribadi)

Tony menjelaskan, banjir lumpur terjadi akibat curah hujan yang tinggi, pada Sabtu (11/2). Akibatnya, sebagian lokasi pabrik terendam dan beberapa ruas jalan tambang pun mengalami kerusakan.

Saat ini, area tambang PTFI yang terkena banjir lumpur dikabarkan sudah cukup terkendali. "Kami terus melakukan upaya pembersihan dan pemulihan dengan aman dan sesuai prioritas sehingga operasi diharapkan dapat kembali normal," katanya.

Dua korban jiwa

PT Freeport Indonesia
PT Freeport Indonesia (Dok.PT Freeport Indonesia)

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.