Jakarta, FORTUNE - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan kinerja keuangan solid sepanjang tahun buku 2025 di tengah dinamika industri kesehatan nasional. Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 16 persen secara tahunan menjadi sebesar Rp398 miliar, didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar Rp14,89 triliun.
Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji, mengatakan capaian tersebut mencerminkan stabilitas fundamental bisnis perseroan seiring dengan penguatan sistem distribusi dan optimalisasi operasional.
“Pertumbuhan laba bersih dua digit menjadi salah satu indikator positif kinerja perseroan sepanjang 2025. Ke depan, kami akan tetap fokus menjaga stabilitas pertumbuhan melalui penguatan infrastruktur logistik dan optimalisasi portofolio bisnis,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis, Senin (6/4).
Sepanjang 2025, Perseroan memperkuat portofolio bisnis melalui penambahan delapan prinsipal baru yang terdiri dari dua prinsipal produk obat resep, dua prinsipal consumer health, serta empat prinsipal alat kesehatan.
Diversifikasi ini diharapkan dapat memperkaya solusi distribusi yang ditawarkan sekaligus meningkatkan daya saing perseroan di industri kesehatan.
Di sisi infrastruktur, MDKA juga memperkuat kapabilitas distribusi sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional. Pada Mei 2025, perseroan mengakuisisi National Distribution Center (NDC) 1 seluas 10.000 meter persegi dengan kapasitas 13.525 pallet di Kawasan Industri Jababeka II, Cikarang, Jawa Barat, yang mana fasilitas NDC 1 ini telah menjadi bagian integral dari infrastruktur distribusi Perseroan selama lebih dari 10 tahun, dan sebelumnya dimanfaatkan perseroan melalui skema sewa dari perusahaan afiliasi.
Perseroan juga mengakuisisi lahan seluas 2,7 hektar di Kawasan Industri Jababeka I yang direncanakan untuk pengembangan NDC 2 PT Anugrah Argon Medica. Ekspansi ini akan semakin memperkuat kapabilitas warehouse sekaligus meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan kepada pelanggan.
Untuk memperluas jangkauan distribusi di wilayah Sumatera, pembangunan warehouse dan kantor cabang PT Anugrah Argon Medica di Medan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Dari lini bisnis alat kesehatan, anak usaha perseroan, PT Deca Metric Medica (DMM), mulai memperluas pasar internasional dengan melakukan ekspor produk alat kesehatan ke Kamboja dan Timor Leste pada Agustus 2025.
Sementara itu, entitas anak perseroan di bidang pemasaran alat kesehatan, PT Djembatan Dua, juga terus memperkuat portofolio own brand dengan meluncurkan tiga SKU produk. Strategi ini dilakukan untuk mendukung total pertumbuhan penjualan yang mencapai 50 persen.
Di lini bisnis digital, platform GoApotik mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 32 persen dengan peningkatan transaksi pelanggan sebesar 24 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, perseroan juga terus mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional perusahaan.
Misalnya, pada aspek lingkungan, di mana perseroan telah mengimplementasikan penggunaan kendaraan operasional berbasis motor listrik untuk mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon. Hingga akhir 2025, penggunaan motor listrik telah diterapkan pada 15 cabang di 13 kota dengan total 106 unit.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Bisnis Alat Kesehatan Menggeliat, Laba MDLA Tumbuh 16%
MDLA catat pertumbuhan laba beraih dua digit sepanjang 2025.
Topics
Editorial Team
EditorEkarina .
Related Article
Permintaan Bata Ringan Meningkat, Laba BLES Melesat 484%27 Oct 2026, 08:13 WIB
Bisnis Logistik Topang Laba Emiten Properti Hermanto Tanoko (RISE) Naik 183%27 Oct 2026, 07:50 WIB
Artotel Siapkan Ekspansi 30 Hotel pada 202726 Oct 2026, 17:30 WIB
UVCR Raup Pendapatan Rp917,99 Miliar, Di Topang Bisnis Voucher26 Oct 2026, 16:15 WIB
Retrofit PLTP Darajat, Kapasitas Panas Bumi BREN Naik Jadi 935,55 MW26 Oct 2026, 16:11 WIB
BUMI Akuisisi Tambang Emas dan Tembaga Australia Senilai US$22 Juta26 Oct 2026, 15:24 WIB
Kebijakan Buyback Tanpa RUPS Diperpanjang hingga Juni 202726 Oct 2026, 15:11 WIB
Tarik Turis Asing, Dampak Ekonomi Konser Kanye West di Jakarta Tembus Rp450 M26 Oct 2026, 15:01 WIB
BUMI Akuisisi Mount Margaret, Tambang Tembaga Australia26 Oct 2026, 14:00 WIB
SRAJ Bidik Operasional Gedung Baru Mayapada Hospital di Kuartal I-202726 Oct 2026, 12:53 WIB
SOHO Global Health Jual Seluruh Saham Pfizer Indonesia26 Oct 2026, 07:48 WIB
Kilang Balikpapan RDMP 99% Rampung, Siap Kurangi Impor BBM23 Oct 2026, 21:45 WIB
Di Balik Finally Found You!: Raja yang Memilih Jalannya Sendiri23 Oct 2026, 20:21 WIB
Laba Unilever Capai Rp4,2 Triliun, Meningkat 26 Persen23 Oct 2026, 17:44 WIB
VinFast Targetkan TKDN 80 Persen pada 2030, Jadikan Subang Hub Ekspor Regional23 Oct 2026, 16:18 WIB
Cimory Ungkap Keterbatasan Pasokan Susu, Baru 30 Persen dari Lokal23 Oct 2026, 16:13 WIB
Gandeng FLOQ, Telkomsel Masuk Bisnis Kripto23 Oct 2026, 14:38 WIB
Penjualan L’Oréal Naik 11,9% di Kuartal III 2026, Ini Penopangnya23 Oct 2026, 12:18 WIB
Spesifikasi Luxeed LLounge, MPV Mewah Pesaing Kuat Alphard23 Oct 2026, 11:47 WIB
AI Kian Masif, Bank Raksasa Inggris Barclays PHK 5.000 Karyawan23 Oct 2026, 11:39 WIB