Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

BMW Astra Resmikan Desa Sejahtera Cibuntu, Kembangkan Potensi Eks Galian Pasir

3 min read
BMW Astra Resmikan Desa Sejahtera Cibuntu, Kembangkan Potensi Eks Galian Pasir
Penyerahan cendera mata dan sertifikat peresmian Desa Sejahtera Astra oleh Chief Executive BMW Astra, Sanfrantis Tanu, kepada Kepala Desa Cibuntu Dadi Kurniadi disaksikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yan (18/10/2026). Dok: BMW Astra
  • BMW Astra meresmikan Desa Sejahtera Astra Cibuntu di Kuningan melalui revitalisasi sarana desa dan penguatan UMKM, beriringan dengan tradisi Sedekah Bumi.
  • Program menyasar pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan lingkungan, termasuk revitalisasi PAUD, pelatihan, dukungan kesehatan ibu-anak, serta pendampingan produk dan pasar bagi 973 warga.
  • Cibuntu bertransformasi dari bekas tambang pasir menjadi desa wisata agroekowisata dengan 60 homestay; sektor pariwisata menghasilkan PAD Rp70 juta pada 2024 dan meraih sejumlah penghargaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Astra International Tbk melalui BMW Astra meresmikan Desa Sejahtera Astra Cibuntu di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Peresmian ini mencakup revitalisasi sarana desa dan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang dirangkai dengan pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi.

Chief Executive BMW Astra, Sanfrantis Tanu, menandatangani sertifikat peresmian bersama Kepala Desa Cibuntu, Dadi Kurniadi. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar.

"Melalui Desa Sejahtera Astra, kami berupaya mendukung pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa, termasuk pendidikan serta kewirausahaan. Kami berharap kehadiran revitalisasi ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang untuk meningkatkan kualitas kehidupan di Desa Sejahtera Astra Cibuntu," ujar Sanfrantis dikutip dari siaran pers, Senin (19/10).

Program binaan ini menyasar empat pilar utama. Pilar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, dan lingkungan. Intervensi mencakup revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pemberian alat bantu belajar, pelatihan siswa dan guru, hingga peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Pada sektor ekonomi, perusahaan memberikan pendampingan penentuan kualitas produk, penyediaan kemasan, dan perluasan akses pasar. Program ini menjangkau 973 warga penerima manfaat di Cibuntu. Pelaksanaan program sejalan dengan persiapan menyambut usia ke-70 Astra pada 20 Februari 2027. Total penerima manfaat berbagai inisiatif Astra secara nasional mencapai 16 juta orang di 1.500 desa.

Desa Cibuntu mencatat riwayat transformasi ekonomi. Wilayah ini sebelumnya berstatus tertinggal dan menjadi area tambang pasir atau galian C. Kegiatan penambangan memicu kerusakan lingkungan tanpa memberikan dampak ekonomi bagi penduduk.

Peralihan menuju sektor pariwisata bermula dari inisiatif Kepala Desa Cibuntu, Awam, bersama warga. Pemerintah Kabupaten Kuningan kemudian meneken Nota Kesepahaman dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Jakarta pada 2010. Kesepakatan ini mengawali pengembangan agroekowisata berbasis organik. Riset bersama akademisi mulai berjalan pada 2011.

Desa Wisata Cibuntu meluncur resmi pada 2012. Area bekas tambang pasir ditutup secara total. Lahan seluas dua hektare tersebut direklamasi dan dihijaukan pada 2017. Bekas tambang beralih fungsi menjadi objek wisata alam yang mencakup kolam renang, air terjun, dan bumi perkemahan.

Masyarakat setempat kini mengoperasikan 60 fasilitas homestay dengan kapasitas 107 kamar. Pengelolaan terpusat di bawah naungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pendapatan Asli Desa (PAD) dari sektor pariwisata menembus angka Rp70 juta per tahun pada 2024. BUMDes turut mengalokasikan pendapatan untuk bantuan sosial warga.

Perubahan wujud Desa Cibuntu menghasilkan sejumlah penghargaan. Daftar prestasi tersebut mencakup Peringkat Kelima ASEAN Homestay Standard (2016), Desa Wisata Ke-2 di Indonesia untuk Community Based Tourism (2017), Indonesia Sustainable Tourism Award kategori Tata Kelola Destinasi (2019), Desa Wisata Mandiri Inspiratif (2021), Penghargaan Kalpataru kategori Pengembangan Jejaring Ekowisata (2023), serta Juara V Desa Wisata Nusantara (2024).

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More