BUSINESS

BRI Gandeng Paper.id Hadirkan Kartu Kredit untuk Pebisnis

Kartu kredit inovatif PAPERCARD.

BRI Gandeng Paper.id Hadirkan Kartu Kredit untuk PebisnisPaper.id dan BRI menghadirkan Papercard/Dok. Paper.id

by Desy Yuliastuti

18 July 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bekerja sama dengan PT Pakar Digital Global (Paper.id) dengan didukung oleh Visa Indonesia menghadirkan kartu kredit inovatif PAPERCARD.

Kartu kredit ini memiliki berbagai manfaat untuk memberikan kemudahan bagi nasabah, terutama pebisnis di Indonesia dalam melakukan digitalisasi pembayaran.  

Pertumbuhan bisnis Kartu Kredit BRI dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan tren yang positif. Secara year on year, volume transaksi Kartu Kredit BRI telah tumbuh di atas 40 persen. BRI optimistis di tahun ini bisa tumbuh lebih besar lagi. Salah satu strategi untuk mencapai pertumbuhan tersebut adalah dengan menerbitkan kartu kredit premium untuk memenuhi kebutuhan pemilik bisnis.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengatakan, kerja sama penerbitan kartu kredit co-branding PAPERCARD ini merupakan dukungan berkelanjutan BRI dan Paper.id terhadap visi pemerintah meningkatkan inklusi keuangan. 

"Inklusi keuangan salah satunya melalui transaksi nontunai, bertujuan mendukung pelaku UMKM untuk melakukan transformasi digital," katanya.

Dua jenis PAPERCARD

Sebagai informasi, PAPERCARD memiliki dua jenis, yakni SPACECARD & UNIVERSECARD. Keduanya merupakan kartu dengan beragam manfaat yang disesuaikan dengan kondisi bisnis dari berbagai skala. 

SPACECARD adalah jenis kartu kredit yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar dalam mengatur cash-flow dan memantau pengeluaran bisnis secara real-time.

Kemudian untuk UNIVERSECARD adalah jenis kartu kredit yang menggabungkan seluruh keunggulan dari SPACECARD dilengkapi beragam manfaat premium, seperti akses ke airport lounge dan konversi transaksi ke airline mileage.

BRI, Paper.id, dan Visa berharap agar PAPERCARD bisa menjadi tonggak baru dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital bagi pebisnis di Indonesia khususnya pengguna Paper.id. 

Manfaat bertransaksi dengan PAPERCARD 

Dengan PAPERCARD, pebisnis dapat bertransaksi dan mengatur pengeluaran secara mudah kapan saja dan di mana saja di platform Paper.id. 

Selain itu, akses kontrol terhadap informasi transaksi juga real-time dan akurat. Pengguna PAPERCARD juga dapat menikmati cashback dan berbagai promo menarik dari Kartu Kredit BRI dan Visa. Adapun pengajuan hingga akses informasi dan mutasi transaksi PAPERCARD dapat dilakukan melalui aplikasi web Paper.id.

CEO & Co-founder Paper.id, Yosia Sugialam mengungkapkan, kehadiran PAPERCARD diyakini mampu memberikan dampak positif bagi pebisnis khususnya pengguna Paper.id agar bisa merasakan inovasi pembayaran digital sekaligus juga bisa menikmati benefit atau personal value kepada pemiliknya. 

"Paper.id telah menjadi pionir sejak 2017 di bidang invoice dan pembayaran bisnis. Hingga kini, lebih dari 450.000 pebisnis yang sudah merasakan kemudahan dalam penagihan dan pembayaran bisnis lewat Paper.id," ujarnya.

Beragam fitur dihadirkan, seperti pembayaran bisnis dengan kartu kredit dan kehadiran e-meterai untuk pengesahan invoice.

PAPERCARD juga bisa digunakan untuk pembayaran operasional bisnis lainnya, seperti iklan jasa digital (Meta, Google & TikTok), kebutuhan belanja aset dan inventaris kantor, serta perjalanan bisnis dan jenis pembayaran bisnis lainnya. 

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia, menyatakan, Visa sangat senang dapat memfasilitasi kolaborasi baik antara BRI dan Paper.id ini, yang telah menghasilkan terobosan baru kartu kredit PAPERCARD untuk segmen UMKM.

Studi Visa Consumer Payment Attitudes baru-baru ini menemukan bahwa penggunaan kartu kredit masih lazim termasuk untuk membayar tagihan di kalangan konsumen.

Konsumen paling sering digunakan untuk perjalanan ke luar negeri, belanja dan membeli persediaan, serta food & dining.

Menurutnya, hingga kini Visa memberikan akses jaringan pembayaran yang menjangkau lebih dari 80 juta merchant di lebih dari 200 negara dan wilayah di seluruh dunia. 

Related Topics