BUSINESS

Penjualan Mobil Melaju, Tembus 505 Ribu Unit per Semester I 2023

Toyota memimpin pasar diikuti Daihatsu.

Penjualan Mobil Melaju, Tembus 505 Ribu Unit per Semester I 2023IIMS 2022/ Shutterstock Haryanta P

by Ekarina

17 July 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - Penjualan otomotif terus melaju pasca Pandemi Covid-19. Hingga semester I 2023, penjualan mobil nasional tembus 505.985 unit, tumbuh 6,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat, dari total penjualan paruh pertama tahun ini, Toyota masih memimpin pasar. Bila digabungkan dengan Lexus, kedua merek ini membukukan penjualan 161.448 unit. Di urutan berikutnya, ada Daihatsu dengan realisasi penjualan 99.240 unit, diikuti Honda dengan 74.692 unit, Mitsubishi 56.389 unit, dan Suzuki 41.321 unit. Adapun, Hyundai meraih 18.411 unit, Wuling 9.742 unit, Nissan 925 unit dan merek lainnya 26.582 unit.

Secara keseluruhan, penjualan otomotif di bawah Grup Astra  tercatat 277.924  unit dengan raihan pangsa pasar 55 persen.  Sedangkan untuk penjualan low cost and green car (LCGC), dari total 102.908 unit yang dibukukan pasar domestik, merek lcgc milik grup konglomerasi ini meraup pangsa pasar 75 persen. 

Target Akhir Tahun

Industri otomotif diyakini terus menggeliat tahun ini. Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi optimistis penjualan kendaraan bakal menembus 1,075 juta unit akhir tahun ini.

Mobilitas masyarakat yang terus meningkat pasca Pandemi Covid-19 akan mendongkrak banyak permintaan kendaraan. Di Australia, Jepang menurutnya mulai terjadi kemacetan. Demikian pula di dalam negeri. Bali yang terus kebanjiran turis asing maupun domestik mendorong permintaan bus. 

Dengan demikian, tak hanya untuk pasar domestik, ekspor pun diramal akan mengalami peningkatan. "Targetnya 1 juta ekspor CBU (completely buid up) di 2025-2026," katanya beberapa waktu lalu. 

Kini, dengan posisi Indonesia sebagai negara ke-11 produsen kendaraan terbesar di dunia, diikuti dengan jumlah penduduk mencapai lebih 245 juta jiwa dan rasio kepemilikan mobil 99 per 1.000 penduduk, Indonesia memiliki pasar potensial terbesar di Asia Tenggara. 

Indonesia juga berpeluang terus meningkatkan ekspor, dengan memanfaatkan letak geografis, RI mampu memperluas negara tujuan ekspor khususnya ke ASEAN dan Australia. Dengan penyelenggaraan event sekelas GIIAS, Indonesia bisa menunjukkan inovasi produk kendaraan dan komponen buatan dalam negeri kepada dunia internasional.