Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengapa Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Lebih Cepat?
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) (chandra-asri.com)
  • Chandra Asri menghentikan buyback lama pada 28 Oktober 2026 untuk menggantinya dengan program baru.

  • Alokasi buyback dinaikkan dari Rp1 triliun menjadi maksimal Rp2 triliun, dengan target pembelian hingga 1,6 miliar saham atau sekitar 1,84 persen saham beredar.

  • Program baru berlangsung 29 Oktober 2026 hingga 28 Januari 2027 melalui BEI, memakai kas internal, dengan harga maksimal Rp3.000 per saham dan pelaksana PT BCA Sekuritas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menghentikan program pembelian kembali saham (buyback) pada Rabu (28/10), lebih awal dari jadwal semula pada 31 Desember 2026. Manajemen menyatakan penghentian dilakukan untuk mengganti program sebelumnya dengan periode baru serta mengubah jumlah dana yang disiapkan.

“Pelaksanaan penghentian Pembelian Kembali Saham ini dilakukan karena Perseroan akan melakukan pembelian kembali saham dengan periode yang baru dan mengubah jumlah dana yang dialokasikan,” ungkap perseroan dalam dokumen keterbukaan informasinya, dikutip Kamis (29/10).

Chandra Asri juga menyatakan penghentian program lama tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Dana buyback naik dua kali lipat

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Chandra Asri berencana meningkatkan alokasi dana buyback dari Rp1 triliun menjadi maksimal Rp2 triliun. Sejalan dengan kenaikan anggaran tersebut, jumlah saham yang dapat dibeli kembali juga bertambah dua kali lipat.

Pada program buyback sebelumnya, perseroan menargetkan pembelian kembali maksimal 800 juta saham atau sekitar 0,92 persen dari total saham yang diterbitkan. Dalam program baru, jumlah tersebut meningkat menjadi maksimal 1,6 miliar saham atau setara dengan 1,84 persen.

Chandra Asri menetapkan batas harga pembelian sebesar Rp3.000 per saham. Namun, realisasi pembelian tetap bergantung pada kondisi pasar serta ketentuan mengenai jumlah saham yang beredar di publik (free float).

Periode baru berlangsung hingga Januari 2027

Program buyback baru berlangsung selama tiga bulan mulai 29 Oktober 2026 sampai 28 Januari 2027. Pelaksanaannya dilakukan melalui perdagangan di BEI dengan PT BCA Sekuritas sebagai pihak yang ditunjuk untuk menjalankan transaksi.

Perseroan dapat menghentikan program sebelum tenggat jika dana yang dialokasikan telah habis, jumlah pembelian yang diinginkan tercapai, atau perusahaan memutuskan penghentian tersebut diperlukan. Jika program dihentikan lebih awal, perseroan wajib menyampaikan keterbukaan informasi beserta alasannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Dana buyback bersumber dari kas internal dan digunakan secara bertahap. Anggaran maksimal Rp2 triliun tersebut juga mencakup biaya transaksi, komisi broker, serta biaya lain yang berkaitan dengan buyback.

Tujuan buyback dan penggunaan saham

Chandra Asri menyebut buyback sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham, menjaga stabilitas harga saham, serta mendukung kinerja saham agar sejalan dengan kondisi fundamental perusahaan. Perseroan juga menyatakan memiliki arus kas yang memadai untuk membiayai operasional, belanja modal, dan program buyback secara bersamaan.

Meski menggunakan kas internal, transaksi ini mengalihkan sebagian aset kas menjadi saham treasuri. Saham yang telah dibeli kembali tidak memiliki hak suara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) dan tidak berhak menerima dividen selama berstatus sebagai saham treasuri.

Perseroan dapat mengalihkan saham treasuri kembali melalui mekanisme yang diperbolehkan oleh peraturan, termasuk melalui perdagangan di bursa maupun di luar bursa, dengan memenuhi persyaratan yang berlaku.

FAQ seputar Chandra Asri hentikan buyback

Kenapa Chandra Asri menghentikan buyback?

Perseroan akan menjalankan program baru dengan periode dan alokasi dana yang berbeda.

Kapan program buyback lama dihentikan?

Program lama dihentikan pada 28 Oktober 2026 setelah sesi kedua perdagangan BEI.

Berapa dana buyback baru Chandra Asri?

Perseroan mengalokasikan dana maksimal Rp2 triliun.

Kapan buyback baru berlangsung?

Program baru dijadwalkan pada 29 Oktober 2026 hingga 28 Januari 2027.

Curated For You

Editorial Team

Related Article