Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Naik 14,7%, Astra Otoparts Kantongi Laba Rp1,8 T hingga Kuartal III

3 min read
Naik 14,7%, Astra Otoparts Kantongi Laba Rp1,8 T hingga Kuartal III
PT Astra Otoparts Tbk adalah grup perusahaan komponen otomotif terbesar di Indonesia yang tergabung dalam Grup Astra. (Dok. Astra)
  • Astra Otoparts membukukan laba bersih Rp1,80 triliun hingga kuartal III 2026, tumbuh 14,7 persen secara tahunan.

  • Pendapatan manufaktur dan perdagangan sama-sama tumbuh dua digit, didukung permintaan OEM, portofolio aftermarket, serta jaringan distribusi dan ritel.

  • Perseroan mengembangkan komponen kendaraan elektrifikasi dan infrastruktur pengisian daya, sembari memperluas diversifikasi bisnis serta pasar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE– Emiten komponen otomotif Grup Astra, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) membukukan laba bersih Rp1,80 triliun hingga kuartal III 2026. Angka ini tumbuh 14,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yang mana sebagian besar ditopang oleh peningkatan pendapatan dari bisnis manufaktur komponen otomotif dan perdagangan suku cadang.

Dikutip dari laporan keuangan perusahaan, AUTO mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp17,02 triliun, meningkat 15 persen secara tahunan.

Kedua segmen bisnis utama perseroan mencatatkan pertumbuhan dua digit. Segmen manufaktur membukukan pendapatan Rp9,18 triliun, meningkat17,6 persen (YoY) dari Rp7,80 triliun. Sementara itu, segmen perdagangan mencatatkan pendapatan Rp7,84 triliun, tumbuh 12 persen secara tahunan dari Rp7 triliun.

Pada segmen manufaktur, peningkatan kinerja ditopang oleh kenaikan permintaan komponen dari pelanggan original equipment manufacturer (OEM), sejalan dengan peningkatan produksi kendaraan roda dua, roda empat, dan kendaraan komersial.

Perseroan juga memperluas peluang bisnis melalui pengembangan komponen untuk kendaraan elektrifikasi atau electric vehicle (xEV), di samping mempertahankan pasokan komponen bagi kendaraan bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE). Untuk memperkuat kinerja bisnis, sejak beberapa tahun terakhir perusahaan telah melakukan diversifikasi ke sektor nonotomotif, termasuk alat kesehatan dan industri lainnya.

Presiden Direktur Astra Otoparts, Yusak Kristian Solaeman mengatakan, perseroan terus memperkuat kapabilitas manufaktur untuk memperluas kerja sama dengan pelanggan OEM yang sudah ada sekaligus menambah pelanggan baru.

"Di sisi perdagangan, pertumbuhan ditopang oleh perluasan portofolio produk aftermarket, penguatan jaringan distribusi dan ritel, serta peningkatan permintaan dari pelanggan bisnis dan konsumen akhir," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10).

Hingga kuartal III 2026, Astra Otoparts didukung 49 diler utama dan 28 kantor penjualan yang melayani lebih dari 15.000 toko suku cadang otomotif di Indonesia.

Perseroan juga mengoperasikan 673 gerai ritel modern melalui sejumlah jaringan, termasuk Shop & Drive, Astra Otoservice, Shop & Bike, dan Aspira Motoquick.

Selain memperkuat bisnis suku cadang konvensional, perseroan mengembangkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Hingga akhir kuartal III 2026, Astra Otopower telah mengoperasikan 71 unit pengisi daya kendaraan listrik di 61 lokasi strategis di Indonesia.

Perseroan juga memasarkan pengisi daya kendaraan listrik rumahan bermerek ALTRO melalui layanan Home Charging Services Ultima di aplikasi PLN Mobile. Produk tersebut turut dipasarkan kepada konsumen melalui platform marketplace.

Dari sisi neraca, total aset Astra Otoparts mencapai Rp25,18 triliun hingga akhir September 2026, meningkat 11,3 persen dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2025. Adapun total ekuitas tercatat sebesar Rp17,89 triliun.

Yusak mengatakan kontribusi kedua segmen menjadi salah satu penopang pertumbuhan perseroan. Ke depan, Astra Otoparts berupaya memperluas pasar melalui jaringan distribusi, ritel, dan ekspor, serta mengembangkan produk yang menyesuaikan kebutuhan industri otomotif.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More