Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

SOHO Global Health Jual Seluruh Saham Pfizer Indonesia

2 min read
SOHO Global Health Jual Seluruh Saham Pfizer Indonesia
Soho Global Health Imboost® Effervescent With Vitamin (watsons.co.id) C
  • SOHO melalui SIP menjual seluruh kepemilikan saham PT Pfizer Indonesia kepada Pfizer Corporation Hong Kong Limited.

  • Nilai transaksi tidak diungkapkan dan hasil penjualan akan dicatat sebagai pendapatan nonoperasional oleh SIP.

  • Pada semester I 2026, SOHO mencatat pertumbuhan EBITDA, pendapatan bersih, dan laba bersih.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Soho Global Health Tbk (SOHO), melalui anak usahanya, PT Soho Industri Pharmasi (SIP), menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Pfizer Indonesia kepada Pfizer Corporation Hong Kong Limited.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan saham itu terdiri dari 95 saham Seri A dan 244.950 saham Seri B.

Direktur dan Corporate Secretary Soho Global Health, Yuliana menyatakan nilai transaksi tersebut kurang dari 20 persen dari total ekuitas konsolidasian SOHO.

“Tansaksi tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, posisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan dan SIP,” ujarnya dalam keterbukaan informasi dikutip Senin (26/10).

Meski demikian, hasil penjualan saham tersebut akan dicatat sebagai pendapatan nonoperasional oleh SIP. Perseroan juga tidak mengungkapkan nilai transaksi dalam keterbukaan informasi tersebut.

SOHO juga menyebut transaksi ini bukan transaksi material berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 dan bukan transaksi afiliasi maupun transaksi benturan kepentingan.

Sepanjang semester I 2026, emiten farmasi ini mencatat pertumbuhan EBITDA sebesar 35,7 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp489 miliar dan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 3,7 persen menjadi Rp5,36 triliun. Margin laba kotor dan margin EBITDA juga meningkat, didukung oleh bauran bisnis yang lebih menguntungkan, dengan divisi kesehatan konsumen dan Aalliance sebagai pendorong utama pertumbuhan serta disiplin operasional.

SOHO juga membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 28,4 persen (YoY) menjadi sebesar Rp373 miliar, setelah memperhitungkan dampak penurunan non-operasional. Kinerja ini terutama didorong oleh divisi kesehatan konsumen dan alliance yang juga mendorong kenaikan pangsa pasar.

CFO dan COO PT SOHO Global Health Tbk, Piero Brambati menuturkan, pada semester pertama tahun ini, perseroan membukukan pertumbuhan EBITDA dua digit, sejalan dengan target. Pertumbuhan EBITDA yang disertai peningkatan margin yang mencerminkan ketahanan model bisnis terintegrasi perseroan di tengah dinamika pasar.

Pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan bisnis kesehatan konsumen, khususnya melalui kanal digital, penguatan kemitraan strategis pada bisnis Alliance, serta disiplin dalam pengelolaan biaya yang mendorong peningkatan profitabilitas.

“Di tengah ketidakpastian kondisi pasar, kami akan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis melalui pertumbuhan organik maupun inorganik, didukung inovasi yang berkelanjutan dan kemitraan strategis, guna menciptakan pertumbuhan yang berkesinambungan serta memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” ujarnya.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More