Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Retrofit PLTP Darajat, Kapasitas Panas Bumi BREN Naik Jadi 935,55 MW

2 min read
Retrofit PLTP Darajat, Kapasitas Panas Bumi BREN Naik Jadi 935,55 MW
ilustrasi PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) (baritorenewables.co.id)
  • Retrofit Unit 3 PLTP Darajat meningkatkan kapasitas kompleks menjadi 280,55 MW.

  • Total kapasitas terpasang panas bumi BREN naik menjadi 935,55 MW.

  • BREN menargetkan kapasitas panas bumi 1 GW pada akhir 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal Darajat II, menambah kapasitas terpasang panas bumi di Unit 3 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Darajat, Garut, melalui proses retrofit.

Setelah peningkatan tersebut, kapasitas pembangkitan kompleks PLTP Darajat pun meningkat menjadi 280,55 megawatt (MW). Adapun, Unit 3 diklaim menjadi salah satu unit pembangkit panas bumi tunggal terbesar di Indonesia.

Rampungnya retrofit ini juga mendongkrak total kapasitas terpasang panas bumi BREN menjadi 935,55 MW, naik dari 886 MW saat perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia pada Oktober 2023.

Presiden Direktur Barito Renewables, Hendra Soetjipto, mengatakan penyelesaian retrofit berjalan tepat waktu dan tanpa insiden keselamatan. Pencapaian ini membawa perusahaan semakin dekat dengan targetnya yaitu kapasitas terpasang panas bumi sebesar 1 gigawatt (GW) pada akhir 2026.

"Unit hasil retrofit telah melampaui nilai kinerja yang dijamin (guaranteed performance values). Kami juga menambah pasokan listrik beban dasar (baseload) yang bersih dan andal ke jaringan listrik," ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin (26/10).

Optimalisasi aset tersebut mendapat dukungan dari Mitsubishi Power. Dalam kontrak retrofit turnkey kepada Mitsubishi Power pada Oktober 2024 tercantum pengerjaan mencakup peningkatan sebagian fasilitas Unit 3, termasuk turbin uap baru buatan Nagasaki Shipyard & Machinery Works milik Mitsubishi Heavy Industries di Jepang.

Mitsubishi Power menangani desain, manufaktur, dan dukungan instalasi. Sedangkan ausahanya di Indonesia, PT Mitsubishi Power Indonesia, melaksanakan instalasi di lokasi.

Selain penyelesaian retrofit, kedua perusahaan tersebut menandatangani perjanjian studi teknis dan kerja sama. Perjanjian ini bertujuan menjajaki peluang untuk meningkatkan kinerja turbin uap serta keandalan dan ketersediaan (reliability and availability) Unit 2 dan Unit 3 PLTP Darajat.

Panas bumi menghasilkan emisi rendah selama beroperasi dan mampu menyediakan listrik beban dasar yang andal sepanjang waktu. Sember ini juga tidak bergantung pada cuaca seperti energi terbarukan.

Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 24 GW, dan sebagian besar di antaranya belum dimanfaatkan. Panas bumi juga berperan dalam mempercepat transisi menuju sistem kelistrikan yang lebih rendah karbon.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More