BUMI Akuisisi Tambang Emas dan Tembaga Australia Senilai US$22 Juta

- BUMI mengakuisisi 100% saham tambang emas dan tembaga Australia, Mount Margaret Mining Pty Ltd, senilai US$22 juta melalui anak usahanya, Bumi Resources Australia.
- Akuisisi ini menjadi strategi transformasi dan diversifikasi BUMI untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara, dengan target kontribusi EBITDA non-batu bara termal melampaui 50% pada 2031.
- Ekspansi mineral BUMI mencakup Loyal Metals, Wolfram, dan Jubilee Metals; pada semester I-2026, pendapatan naik 27,9% menjadi US$866,8 juta serta laba bersih meningkat 188,4%.
Jakarta, FORTUNE – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memperluas bisnis mineral melalui akuisisi 100 persen saham Mount Margaret Mining Pty Ltd, perusahaan tambang emas dan tembaga asal Australia, senilai US$22 juta atau setara Rp393,93 miliar. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat portofolio usaha di luar sektor batu bara.
Transaksi tersebut dilakukan melalui anak usaha BUMI di Australia, Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA), yang seluruh sahamnya dimiliki perseroan.
“BRA yang 100 persen sahamnya dimiliki oleh perseroan telah melakukan transaksi akuisisi atas dua lembar saham yang merupakan seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Mount Margaret,” demikian mengutip pernyataan Direktur BUMI R.A. Sri Dharmayanti dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (26/10).
Sri menyatakan, akuisisi ini sejalan dengan rencana transformasi perusahaan sekaligus menjadi bagian dari diversifikasi usaha untuk mengurangi ketergantungan pada bisnis batu bara.
Ekspansi tersebut sejalan dengan target BUMI meningkatkan kontribusi EBITDA dari bisnis non-batu bara termal menjadi lebih dari 50 persen pada 2031. Strategi ini mulai diperluas melalui sejumlah akuisisi aset mineral di Australia, termasuk Wolfram Limited dan Jubilee Metals.
Dari sisi kinerja, BUMI mencatat pendapatan US$866,8 juta pada semester I-2026, meningkat 27,9 persen secara tahunan. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga naik 188,4 persen menjadi US$58,9 juta.
Sebelum mengakuisisi Mount Margaret, BUMI telah memperluas portofolio mineralnya di Australia melalui sejumlah transaksi. Pada September 2026, perseroan merampungkan akuisisi 100 persen saham Loyal Metals Ltd senilai AUD79,07 juta atau sekitar Rp1 triliun.
Loyal Metals memiliki sejumlah proyek eksplorasi mineral kritis, termasuk tembaga, emas, dan litium. Salah satu proyeknya adalah Highway Reward Copper Gold Mine.
Pada akhir 2025, BUMI juga mengakuisisi Wolfram Limited (WFL) dengan kepemilikan mencapai 99,68 persen hingga 100 persen. Nilai transaksi tersebut sekitar Rp696 miliar. Wolfram merupakan perusahaan tambang Australia yang memproduksi konsentrat tembaga, dengan emas dan perak sebagai produk sampingan.
Selain itu, BUMI mengakuisisi Jubilee Metals pada Desember 2025. Perusahaan tersebut berfokus pada produksi emas dan tembaga di Australia. Rangkaian akuisisi tersebut memperlihatkan upaya BUMI memperluas sumber bisnis ke komoditas mineral di luar batu bara. Ke depan, kontribusi aset-aset tersebut terhadap pendapatan dan profitabilitas akan menjadi salah satu faktor penting dalam merealisasikan target diversifikasi perseroan.





















