Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perkuat Bisnis Produk Kesehatan Perempuan, Guardian Hadirkan MTick di 50 Gerai
Guardian Indonesia menghadirkan MTick, sertifikasi belanja pertama di dunia yang diakui secara internasional untuk mempermudah konsumen mengidentifikasi produk-produk yang ramah bagi perempuan di masa menopause.
  • Guardian Indonesia menerapkan sertifikasi MTick di lebih dari 50 gerai, menjadi peritel kesehatan dan kecantikan pertama di Indonesia yang menyediakan penanda produk ramah menopause.
  • Melalui kampanye Menopause-Friendly Shopping sejak Juli 2026, Guardian menghadirkan rak produk terkurasi dan materi edukasi untuk memudahkan perempuan menemukan solusi selama menopause.
  • Inisiatif ini menyasar kebutuhan besar: sekitar 1 miliar perempuan global menjalani menopause, sementara banyak yang merasa belum diperhatikan dan kesulitan menemukan produk sesuai kebutuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Guardian Indonesia memperkuat segmen bisnis kesehatan perempuan dengan menghadirkan MTick, sertifikasi belanja pertama di dunia yang diakui secara internasional untuk mempermudah konsumen mengidentifikasi produk-produk yang ramah perempuan di masa menopause. Melalui kemitraan regional dengan DFI Retail Group dan GenM, Guardian menjadi perusahaan ritel kesehatan dan kecantikan pertama di Indonesia yang menerapkan sertifikasi tersebut di lebih dari 50 gerainya di seluruh Indonesia.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari kampanye Menopause-Friendly Shopping yang diluncurkan sejak Juli 2026. Guardian menyediakan rak khusus berisi produk-produk bersertifikasi MTick yang telah dikurasi untuk membantu perempuan menemukan solusi sesuai kebutuhan selama masa menopause.

Head of Marketing Guardian Indonesia, Malvin Tarigan, MTick merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas dukungan terhadap kesehatan perempuan, termasuk pada fase menopause yang masih kerap luput dari perhatian.

Menurutnya, masih minimnya edukasi membuat banyak perempuan kesulitan memperoleh informasi maupun menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Melalui MTick, Guardian ingin memudahkan pelanggan mengidentifikasi produk ramah menopause sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa menopause merupakan fase alami kehidupan yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

"Sebagai peritel kesehatan dan kecantikan, kami ingin mendampingi perempuan Indonesia di setiap tahap kehidupannya agar dapat menjalani masa menopause dengan lebih percaya diri, tenang, dan sehat," ujar Malvin.

Langkah Guardian sejalan dengan besarnya pasar. Berdasarkan data GenM, saat ini sekitar 1 miliar perempuan di dunia sedang menjalani masa menopause. Namun, 87 persen di antaranya merasa kebutuhan mereka belum mendapat perhatian yang memadai dari merek maupun peritel.

Di sisi lain, 9 persen perempuan menginginkan adanya penandaan khusus untuk produk ramah menopause, tetapi 66 persen mengaku masih kesulitan menemukannya.

Di Indonesia, peluang pasar tersebut diperkirakan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah perempuan berusia di atas 45 tahun. Data Kementerian Kesehatan dan BKKBN menunjukkan populasi perempuan pada kelompok usia tersebut terus bertambah, sehingga semakin banyak perempuan yang akan menjalani hampir sepertiga masa hidupnya dalam fase pascamenopause.

Untuk mendukung inisiatif tersebut, Guardian menggandeng sejumlah merek seperti Nutrimax, Dove, Lactacyd, Blackmores, Cetaphil, dan Rohto. Selain menghadirkan produk, perusahaan juga menyediakan materi edukasi mengenai menopause di gerai-gerai yang berpartisipasi.

CEO dan Co-Founder GenM, Heather Jackson, menambahkan kehadiran MTick di Indonesia merupakan langkah penting untuk memperluas akses perempuan terhadap produk dan solusi ramah menopause.

Menurutnya, adopsi MTick oleh Guardian menunjukkan bahwa kebutuhan perempuan yang menjalani menopause bersifat universal dan melampaui batas budaya maupun negara.

"Setiap perempuan berhak merasa dilihat, dipahami, dan didukung selama menjalani masa menopause," ujar Heather.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article