Jakarta, FORTUNE – Penyedia layanan hospitality, Bobobox, baru saja memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor kuliner via lini bisnis Boboeatery, dengan membuka restoran pertamanya, Nilagiri, di Vila Riung Gunung, Puncak, Kabupaten Bogor.
Co-Founder dan CEO Bobobox, Indra Gunawan, menilai kawasan pegunungan menjadi titik temu ideal antara waktu berkumpul keluarga, layanan ramah, dan sajian kuliner.
“Vila ini pernah menjadi tempat singgah dan beristirahat, sekaligus menerima dan menjamu tamu. Melalui Nilagiri, kami ingin meneruskan esensi tersebut agar kembali dapat dikenal dan dirasakan oleh lebih banyak orang,” kata Indra.
Vila Riung Gunung memiliki nilai sejarah karena dibangun di bawah arahan Mantan Presiden Soekarno dengan Soedarsono sebagai arsiteknya pada kurun 1955-57.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyambut positif reaktivasi vila bersejarah tersebut.
“Ini merupakan salah satu bangunan yang bersejarah. Mudah-mudahan ini juga bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar dan semakin banyak wisatawan, baik domestik maupun internasional,” ujar Fadli melalui keterangan resmi yang dikutip Kamis (20/8).
Restoran tersebut menghadirkan sejumlah signature menu, seperti Ayam Goreng Sambal Embe, Ikan Goreng Sambal Aceh, dan Panekuk.
Kehadiran Nilagiri memperkuat portofolio Boboeatery dalam menciptakan ruang baru pengembangan pengalaman hospitality. Sebelumnya, Boboeatery telah meluncurkan Bobodeli Express yang menyajikan berbagai minuman dan pastry.
Penetrasi ke bisnis F&B ini ditopang oleh rekam jejak operasional perseroan melalui pengoperasian lebih dari 1.700 kamar di 39 lokasi di Indonesia melalui jaringan Bobopod, Bobocabin, dan Boboliving.
Bobobox mempertahankan tingkat rata-rata okupansi di atas 75 persen. Selain itu, efisiensi berbasis teknologi mendukung pengalaman transaksi yang seamless, dengan sekitar 70 persen tamu melakukan pemesanan langsung melalui aplikasi digital.
