Jakarta, FORTUNE – Emiten pengembang properti, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menargetkan kenaikan kinerja marketing sales pada 2026 melalui pengembangan produk hunian baru di segmen community living. Hal ini dipicu oleh terjualnya seluruh unit tahap pertama hunian Tipe Ruby di kawasan Grand Sunrise Menganti, Gresik, dalam waktu sepekan sejak diluncurkan.
Perseroan menilai tingginya minat pasar terhadap konsep hunian terpadu yang menggabungkan kualitas bangunan, fasilitas kawasan, dan lingkungan hijau akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan marketing sales maupun pendapatan pada tahun ini.
Direktur Tanrise, Merry Lantani, mengatakan keberhasilan penjualan perdana Tipe Ruby menjadi sinyal positif terhadap prospek penjualan Grand Sunrise Menganti ke depan.
"Keberhasilan penjualan tahap awal Tipe Ruby menjadi indikator penjualan unit Grand Sunrise Menganti ke depan. Konsumen saat ini tidak hanya mempertimbangkan kualitas bangunan, tetapi juga kualitas kawasan, kelengkapan fasilitas, serta potensi nilai jangka panjang yang dapat diperoleh," ujar Merry dalam keterangan resmi, Kamis (25/6).
Pada tahap pertama, RISE menjual seluruh 13 unit yang dipasarkan dengan nilai penjualan sekitar Rp7,8 miliar. Perseroan selanjutnya akan meluncurkan tahap kedua yang terdiri atas 14 unit dengan potensi nilai penjualan sekitar Rp8,7 miliar.
Secara keseluruhan, proyek Grand Sunrise Menganti diproyeksikan memberikan kontribusi hingga Rp75 miliar terhadap marketing sales perseroan sepanjang 2026. Unit-unit yang telah terjual dijadwalkan diserahterimakan kepada konsumen pada Desember 2026 sehingga mulai berkontribusi terhadap pengakuan pendapatan pada akhir tahun.
Untuk menjaga momentum penjualan, Tanrise Group juga telah menyiapkan peluncuran tipe hunian baru pada akhir Juli 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas portofolio produk sekaligus menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Saat ini, Grand Sunrise Menganti telah berkembang sebagai kawasan community living yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari Sunrise Hub Commercial Area, Terasore Food Community, Galatea Social Hub, ruang terbuka hijau, taman bermain anak di setiap klaster, kolam renang, hingga pusat kebugaran.
Menurut Merry, pengembangan fasilitas kawasan menjadi faktor penting untuk menjaga daya tarik proyek sekaligus meningkatkan nilai investasi bagi konsumen.
"Perseroan meyakini bahwa pengembangan kawasan secara berkelanjutan akan menjadi faktor penting dalam menjaga daya tarik produk sekaligus mendukung pertumbuhan kinerja jangka panjang," pungkasnya.
