Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Pertagas Angkut 1.590 MMSCFD Gas Bumi & 174 ribu BOPD Minyak Sepanjang 2025
PT Pertamina Gas (Pertagas) terus tancap gas untuk mengoptimalkan utilisasi pipa minyak dari blok Rokan dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). (Dok Pertagas).
  • Pertagas mencatat pengangkutan 1.590 MMSCFD gas bumi dan 174 ribu BOPD minyak sepanjang 2025, masing-masing tumbuh 4 persen dan 8 persen dibanding tahun sebelumnya.
  • Kinerja tersebut ditopang jaringan pipa nasional sepanjang 2.730 km untuk gas dan 605 km untuk minyak, memperkuat distribusi energi secara efisien di berbagai wilayah.
  • Beragam proyek seperti Pipa Arun–Belawan, Extension Sei Mangkei, serta Pipanisasi Cikampek–Plumpang mendukung pasokan industri, menekan biaya logistik, dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamna Gas (Pertagas) mencatat volume pengangkutan gas bumi sebanyak 1.590 MMSCFD, tumbuh 4 persen dibandingkan 2024. Sedangkan, volume transportasi minyak mencapai lebih dari 174 ribu BOPD, meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring mengatakan penyaluran ini didukung dengan ketersediaan infrastruktur jaringan pipa sepanjang 2.730 km pipa transmisi gas dan 605 km pipa transmisi untuk minyak. Kinerja ini pun mempertegas kontribusi perseroan dalam mendukung lifting minyak nasional melalui layanan transportasi minyak bumi.

"Integrasi dan pengembangan jaringan pipa nasional memastikan penyaluran energi yang fleksibel, efisien, dan merata untuk menjawab dinamika kebutuhan industri," kata Indra melalui keterangan resmi, Senin (23/2).

Adapun, wilayan operasional di Sumatra meliputi Pipa Arun–Belawan dan pembangunan Pipa Extension Sei Mangkei memperkuat pasokan gas ke Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, mendorong pengembangan industri hilir dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Di Aceh, revitalisasi fasilitas LNG Arun memperkuat pasokan gas bagi industri dan kelistrikan. Sementara di Jawa Barat dan DKI Jakarta, Proyek Pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang sepanjang 96 km memperkuat logistik energi, menurunkan biaya distribusi, dan mengurangi emisi distribusi darat.

Indra mengungkapkan, pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas industri, kilang, dan pembangkit listrik nasional.

Di sisi lain, perusahaan terus memperkuat ketahanan energi nasional lewat pengelolaan regasifikasi LNG serta pemrosesan LPG, guna memastikan fleksibilitas dan keberlanjutan pasokan energi domestik.

Pemanfaatan gas bumi dinilai semakin strategis karena berfungsi sebagai sumber energi yang lebih bersih sekaligus bahan baku industri hilir untuk mendorong efisiensi, daya saing, dan peningkatan investasi.

Editorial Team

EditorEkarina .