Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

WIFI Rilis Internet Rakyat di Regional-1, Jangkau Lebih dari 82 Kota

WIFI Rilis Internet Rakyat di Regional-1, Jangkau Lebih dari 82 Kota
PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (Doc: surge.co.id)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - Emiten afiliasi Hashim S. Djojohadikusumo, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), telah meluncurkan Internet Rakyat (IRA) di wilayah Regional-1, yang mencakup Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Itu dilakukan melalui entitas anak usaha perseroan, PT Telemedia Komunikasi Pratama.

Area operasional pertama jaringan SURGE itu menjangkau lebih dari 82 kota/kabupaten. Sebagai bagian dari implementasi di wilayah itu, secara menyeluruh, perseroan telah memiliki lebih dari 550 site dan 3.189 radio units di kota-kota tersebut.

"Keberhasilan peluncuran Internet Rakyat merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi yang kuat dari seluruh ekosistem mitra kami," kata Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama dan Direktur WIFI, Shannedy Ong dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (29/5).

Regional-1 sendiri memiliki jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa. Perseroan menilai, itu menunjukkan masih adanya ruang pertumbuhan sangat besar, sehingga menjadi salah satu fokus utama pengembangan Internet Rakyat. Layanan itu sendiri memiliki kecepatan hingga 100 mbps, dengan harga Rp100.000.

Sebagai bagian dari peta jalan ekspansi 2026, SURGE dan Telemedia akan terus mempercepat implementasi Internet Rakyat untuk meningkatkan penetrasi layanan fixed broadband ke lebih banyak kota dan kabupaten di Indonesia, dengan tetap berfokus pada perluasan cakupan jaringan, kualitas layanan, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Pada 2026, WIFI membidik untuk menjangkau lebih dari 5 juta pelanggan. Salah satunya, melalui perluasan jaringan ke lebih dari 5.500 site aktif.

"Internet Rakyat merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan internet fixed broadband berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kami percaya akses internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua kalangan," ujar Shannedy.

Sebelum peluncuran secara komersial, PT Telemedia Komunikasi Pratama memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz Broadband Wireless Access (BWA) 2025, bersama PT Eka Mas Republik. Telemedia mengantongi penawaran tertinggi di Regional-1, yaitu Rp403,76 miliar.

Share Article
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More

Deep Drilling Tambang Pani, EMAS Siapkan 6 Lubang Bor di Tahap Awal

29 Mei 2026, 17:24 WIBBusiness