Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek ADRO per 8 September 2026, jumlah saham beredar Alamtri Resources Indonesia mencapai sekitar 28,8 miliar saham.
PT Adaro Strategic Investment menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 14,04 miliar saham atau sekitar 48,76 persen. Garibaldi Thohir tercatat memiliki 1,97 miliar saham atau 6,86 persen, sedangkan Edwin Soeryadjaja menguasai 1,05 miliar saham atau 3,65 persen.
Pemegang saham lainnya dari jajaran komisaris dan direksi meliputi:
Arini Saraswaty Subianto sebanyak 80,1 juta saham
Christian Ariano Rachmat 16 juta saham
Lany Djuwita 250 ribu saham
Iwan Dewono Budiyuwono 2.800 saham.
Sementara itu, saham free float ADRO tercatat sekitar 7,71 miliar saham atau 26,78 persen dari saham beredar.
Demikian profil Alamtri Resources Indonesia (ADRO), mulai dari lini bisnis, anak perusahaan, hingga struktur pemegang sahamnya.
Apa kode saham Alamtri Resources Indonesia? | Alamtri Resources Indonesia tercatat di BEI dengan kode saham ADRO. |
Kapan Alamtri Resources Indonesia didirikan? | Perusahaan didirikan pada 2004 dengan nama PT Padang Karunia. |
Apa saja bisnis Alamtri Resources Indonesia? | Bisnisnya mencakup batu bara metalurgi, pengolahan mineral, jasa pertambangan, dan energi terbarukan. |
Siapa pemegang saham terbesar ADRO per 8 September 2026? | PT Adaro Strategic tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 48,76 persen. |