- Kantor pusat: Jalan Moch. Toha No.77 Bandung, Jawa Barat.
- Kantor cabang: Jalan Balitung 1 Nomor 17, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
- Fasilitas produksi utama: Jalan Moch. Toha No. 225, Bandung, Jawa Barat.
Ini Profil PT INTI, BUMN yang Terancam Ditutup Danantara

Danantara tengah mengkaji penutupan PT INTI sebagai bagian dari program konsolidasi dan efisiensi BUMN untuk menyederhanakan struktur perusahaan.
PT INTI berdiri sejak 1974 di sektor telekomunikasi serta memiliki modal dasar Rp1 triliun dan berfokus pada manufaktur, system integrator, serta layanan digital.
Danantara menegaskan tidak ada PHK dan bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan perlindungan hak tenaga kerja.
Jakarta, FORTUNE – Profil PT INTI menarik perhatian setelah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memberi sinyal kuat akan menutup perusahaan tersebut.
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pihaknya masih melakukan asesmen terkait kemungkinan penutupan perusahaan telekomunikasi pelat merah tersebut.
“Sedang dilakukan assessment (kajian penutupan PT INTI). Sedang dicek. Sebagaimana yang saya sampaikan mengenai streamline,” kata Dony di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/5).
Rencana tersebut menjadi bagian dari program konsolidasi dan efisiensi BUMN yang tengah dijalankan Danantara. Melalui langkah ini, pemerintah berupaya menyederhanakan struktur perusahaan BUMN agar lebih efektif dan fokus pada bisnis inti.
Table of Content
Profil PT INTI (Persero)
PT INTI merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pionir yang bergerak di sektor telekomunikasi dan resmi berdiri pada 30 Desember 1974.
Untuk menunjang kegiatan bisnis dan operasional, PT INTI memiliki tiga lokasi utama, yaitu:
Dari sisi permodalan, PT INTI memiliki modal dasar sebesar Rp1 triliun. Sementara itu, modal yang telah disetor penuh untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan mencapai Rp350 miliar.
Berdasarkan Laporan Tahunan 2024, jumlah karyawan PT INTI tercatat sebanyak 124 orang. Angka tersebut menurun dibandingkan 2023 yang mencapai 203 karyawan atau berkurang sebanyak 79 orang dalam setahun.
Sejarah berdirinya PT INTI
Profil PT INTI memiliki sejarah yang panjang selama 52 tahun dalam mendukung sektor telekomunikasi nasional. Berikut rangkuman perjalanan PT INTI.
- 1974–1984
Pendirian PT INTI sebagai bagian dari strategi penguasaan teknologi dan pengembangan industri. Pada awal pendiriannya, perusahaan memiliki beberapa fasilitas produksi, seperti pabrik perakitan telepon, pabrik peralatan transmisi, pabrik mekanik dan plastik, dan laboratorium software komunikasi data.
- 1985–1998
PT INTI menjadi pionir dalam proses digitalisasi sistem dan jaringan telekomunikasi di Indonesia dan menyelesaikan proyek otomatisasi telepon bersama Telkom Indonesia.
- 1998–2002
Perusahaan terlibat dalam pengembangan infrastruktur telekomunikasi seluler, seperti BTS. Ada sekitar 2 ribu BTS yang berhasil dibangun di seluruh Indonesia.
- 2002–2019
Aktivitas manufaktur tidak lagi ditangani oleh PT INTI, tetapi melalui anak perusahaan dan perusahaan patungan berbagai sektor terkait. Perusahaan juga merevitalisasi bisnis manufaktur untuk memperluas portofolio.
- 2020–2026
PT INTI memperkuat fokus bisnisnya pada bidang manufaktur dan perakitan, managed service, serta digital service dan system integrator.
Struktur kepemilikan saham
Berdasarkan kepemilikan saham, profil PT INTI dimiliki penuh oleh pemerintah Indonesia dan PT Biro Klasifikasi Indonesia. Struktur kepemilikan ini menjadikan pemerintah memiliki kontrol penuh atas arah kebijakan dan aset yang dimiliki oleh perusahaan.
Berikut rincian kepemilikan saham atas PT INTI:
- Negara Republik Indonesia: pemegang 1 lembar saham seri A
- PT Biro Klasifikasi Indonesia: pemegang saham seri B sebanyak 349.999 lembar saham.
Selain menjalankan bisnis utama, PT INTI juga memiliki kepemilikan saham pada sejumlah anak perusahaan dan perusahaan asosiasi. Berikut daftar persentase kepemilikan saham PT INTI pada sejumlah perusahan.
- PT INTI Konten Indonesia (INTES): 99,99 persen
- PT INTI Pindad Mitra Sejati (IPMS): 87 persen
- PT Maleo Emtiga: 31,75 persen
- PT Inti Pisma International: 22 persen
- PT Bangtelindo: 2,65 persen
- PT Smart Telecom: 0,06 persen
Kegiatan bisnis dan produk
Dalam beberapa tahun terakhir, PT INTI berupaya memperkuat daya saing bisnisnya melalui tiga pilar utama yang menjadi fokus pengembangan perusahaan, yaitu:
- Manufaktur
PT INTI memproduksi berbagai perangkat telekomunikasi dan teknologi secara mandiri. Produk yang dihasilkan antara lain kabel serat optik, perangkat smart energy, tabung LPG komposit, serta kartu pintar (smart card) untuk berbagai kebutuhan industri.
- System integrator
Selain memproduksi perangkat keras, PT INTI juga berperan sebagai system integrator yang menggabungkan berbagai sistem teknologi. Layanan yang ditawarkan mencakup solusi rekayasa (engineering) dan pengembangan produk, seperti Smart PBX serta meteran listrik pintar (kWh meter).
3. Transformasi teknologi
PT INTI juga aktif mengembangkan berbagai solusi digital untuk mendukung kebutuhan pasar modern. Fokus ini mencakup pengembangan teknologi dan layanan berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi serta mendukung transformasi bisnis.
Danantara pastikan tidak ada PHK karyawan PT INTI
Di tengah rencana restrukturisasi PT INTI, Danantara memastikan langkah tersebut tidak akan berdampak pada PHK karyawan. Dony Oskaria menegaskan penataan ulang dan konsolidasi BUMN dilakukan untuk mengoptimalkan aset serta meningkatkan efisiensi perusahaan, bukan menghilangkan lapangan pekerjaan.
“Pekerjanya aman. Kan kami sudah bilang, semua nggak ada yang di-PHK,” kata Dony.
Untuk memastikan proses transformasi berjalan sesuai prinsip perlindungan tenaga kerja, Danantara bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Kolaborasi tersebut bertujuan menjaga agar restrukturisasi BUMN dapat berlangsung secara adil tanpa mengurangi hak-hak pekerja.
Menurut Dony, sinergi antara Danantara dan Kementerian Ketenagakerjaan menjadi bagian dari upaya menciptakan transformasi BUMN yang sehat, profesional, dan berkelanjutan. Dengan demikian, proses penataan perusahaan tetap dapat berjalan sambil memberikan kepastian dan perlindungan bagi para karyawan.
FAQ seputar profil PT INTI
| PT INTI perusahaan apa? | PT INTI (Persero) adalah BUMN yang bergerak di bidang manufaktur peralatan telekomunikasi, integrasi sistem, dan teknologi digital. |
| Siapa pemilik PT INTI? | Sebagai BUMN, kepemilikan saham PT INTI dimiliki oleh pemerintah Indonesia. |
| Kenapa PT INTI akan ditutup oleh Danantara? | PT INTI berpotensi ditutup imbas dari program konsolidasi (streamlining) BUMN dalam upaya transformasi yang berkelanjutan. |


















