Profil Simon Aloysius Mantiri, Dirut Pertamina sejak 2024

Simon Aloysius Mantiri menjabat Direktur Utama Pertamina sejak November 2024, setelah sebelumnya menjadi Komisaris Utama menggantikan Basuki Tjahaja Purnama.
Lulusan Teknik Kelautan dan MBA ITB ini pernah menjadi engineer CNOOC, serta memiliki rekam jejak di Gerindra, Kementerian Pertahanan, dan TKN Prabowo-Gibran.
Pada 2025, Pertamina mencatat pendapatan US$70,89 miliar dan laba US$3,35 miliar; kekayaan Simon dalam LHKPN 2025 mencapai Rp42,293 miliar.
Jakarta, FORTUNE — Simon Aloysius Mantiri merupakan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) yang menjabat sejak November 2024. Sebelumnya, ia dipercaya menjadi Komisaris Utama Pertamina menggantikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Simon memiliki pengalaman di industri minyak dan gas bumi (migas), termasuk pernah berkarier di China National Offshore Oil Corporation (CNOOC). Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga memiliki rekam jejak di bidang politik sebelum memimpin perusahaan energi milik negara tersebut.
Berikut profil Simon Aloysius Mantiri yang lengkap. Pembahasannya mulai dari latar belakang pendidikan, perjalanan karier, hingga harta kekayaan.
Table of Content
Profil Simon Aloysius Mantiri
Simon Aloysius Mantiri lahir pada 3 Oktober 1979 di Kamasi, Tomohon, Sulawesi Utara. Ia merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara angkatan keenam periode 1995–1998.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Simon melanjutkan studinya di jurusan Teknik Kelautan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus pada 2003. Ia meraih gelar Magister Administrasi Bisnis (MBA) di universitas yang sama dengan mengambil School of Business and Management (SBM ITB).
Tidak berhenti di situ saja, Simon sempat mengikuti program Rising Public Leaders Programme di Blavatnik School of Government, University of Oxford untuk memperluas perspektif kepemimpinannya. Ia juga tercatat pernah mengikuti pelatihan eksekutif di Tsinghua University, Tiongkok.
Perjalanan karier Simon Aloysius Mantiri
Simon mengawali karier profesionalnya sebagai engineer di China National Offshore Oil Corporation dan terlibat dalam kegiatan operasional Blok South East Sumatera. Pengalaman ini menjadi awal kiprahnya di industri hulu migas.
Pada 2024, Simon ditunjuk sebagai Komisaris Utama Pertamina menggantikan Basuki Tjahaja Purnama. Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada November 2024, ia diangkat menjadi Direktur Utama Pertamina dan memimpin perusahaan di tengah proses restrukturisasi bisnis.
Di bawah kepemimpinannya, Pertamina membukukan pendapatan sebesar 70,89 miliar dolar AS dan laba bersih 3,35 miliar dolar AS sepanjang 2025. Perusahaan juga mencatatkan kontribusi kepada negara sebesar Rp360,76 triliun.
Selain itu, realisasi belanja produk dalam negeri Pertamina mencapai Rp531,5 triliun. Angka ini mencerminkan besarnya belanja perusahaan untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri.
Rekam jejak politik
Selain berkarier di dunia korporasi, Simon Aloysius Mantiri juga memiliki rekam jejak di bidang politik. Ia dikenal dekat dengan Prabowo Subianto dan pernah menjabat sebagai Bendahara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.
Saat Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Simon sempat diminta meninggalkan posisinya di partai untuk bergabung dengan Kementerian Pertahanan. Pada Pemilihan Presiden 2024, ia juga terlibat dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran sebagai Wakil Bendahara.
Kekayaan Simon Aloysius Mantiri
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan pada 31 Maret 2026, total kekayaan Simon Aloysius Mantiri mencapai Rp42,293 miliar. Jumlah ini meningkat dibandingkan laporan awal masa jabatannya sebesar Rp33,3 miliar.
Kekayaan Simon terdiri dari tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak lainnya, surat berharga, serta kas dan setara kas. Nilai tanah dan bangunan yang dilaporkan mencapai Rp7,734 miliar, sedangkan kendaraan dan mesin sebesar Rp2,560 miliar.
Selain itu, Simon memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp150 juta, surat berharga Rp7,728 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp24,120 miliar. Kas dan setara kas menjadi komponen terbesar dalam laporan kekayaannya.
Demikian profil Simon Aloysius Mantiri mulai dari latar belakang pendidikan, perjalanan karier, hingga rekam jejak politik dan harta kekayaannya.
FAQ seputar profil Simon Aloysius Mantiri
Siapa itu Simon Aloysius Mantiri? Simon Aloysius Mantiri dikenal sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).
Simon Aloysius Mantiri lahir tahun berapa? Simon Aloysius Mantiri lahir pada 3 Oktober 1979 di Kamasi, Tomohon, Sulawesi Utara
Berapa kekayaan Simon Aloysius Mantiri? Kekayaan Simon Aloysius Mantiri mencapai Rp42.293.300.000 berdasarkan LHKPN periode 2025 yang disampaikan 31 Maret 2026.





















