Jakarta, FORTUNE - Anak usaha PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT GTS Internasional Tbk (GTSI), menunjuk Yon Irawan sebagai direktur utama baru.
Ia menggantikan Ari Askhara, yang diangkat menjadi Direktur Utama HUMI. Perubahan manajemen itu sejalan dengan upaya penyelarasan strategi GTSI dengan peta jalan pengembangan holding, HUMI.
Konsolidasi GTSI dengan HUMI diharap memperkuat posisi perseroan dalam grup. "Kami memastikan perubahan manajemen tidak akan mempengaruhi stabilitas operasional perusahaan. Seluruh proyek, kontrak, dan aktivitas bisnis tetap berjalan normal sesuai rencana," kata Yon Irawan dalam keterangan resminya, dikutip Senin (2/3).
Yon Irawan telah memiliki pengalaman lebih dari 2 dekade di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi dan logistik.
Ia merupakan profesional senior di berbagai bidang, yakni kepelabuhan keuangan, hingga manajemen risiko. Sejumlah posisi strategis yang pernah ia duduki sepanjang karier, antara lain: Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), Komisioner IPCC Terminal Kendaraan, Direktur Pengembangan Bisnis PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya, hingga Komisaris Utama Pelindo Daya Sejahtera.
Dalam pengembangan kompetensi profesional, Yon Irawan juga memiliki sejumlah sertifikasi, antara lain Ahli Kepabeanan, Certified Governance Oversight Professional (CGOP), dan Qualified Risk Governance Professional (QRGP). Selain itu, ia pun berperan dalam berbagai proyek strategis nasional, termasuk penerbitan obligasi dan pembiayaan infrastruktur pelabuhan skala besar.
"Konsolidasi ini memastikan GTSI tetap berada di jalur pertumbuhan yang berkelanjutan, seiring dengan upaya kami memperkuat strategi maupun arah kebijakan di tingkat holding demi menciptakan efisiensi dan daya saing yang lebih kokoh di pasar maritim internasional," kata Direktur Utama HUMI, Ari Askhara.
Sejalan dengan pengangkatan Yon dan purnatugas Ari, terdapat satu direktur yang juga mundur. Keputusan-keputusan itu disetujui dalam RUPSLB GTSI pada 26 Februari 2026. Berikut ini susunan pengurus baru GTSI selepas RUPSLB tersebut:
Komisaris Utama: Rudi Satwiko.
Komisaris Independen: Suharno.
Direktur Utama: Yon Irawan.
Direktur: Asty Winasty.
