Jakarta, FORTUNE — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Peringkat tersebut memperkuat akses perseroan terhadap pendanaan di tengah rencana ekspansi proyek hilirisasi aluminium sepanjang periode 2026–2029.
Dalam laporan yang diterbitkan pada September 2026, S&P Global Ratings menyoroti posisi strategis Inalum dalam ekosistem Grup MIND ID sekaligus menjadi faktor penting dalam profil kredit perseroan.
S&P menilai Inalum memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi bauksit dan membangun rantai nilai aluminium nasional. Keterkaitan strategis dan finansial dengan MIND ID dinilai turut memperkuat profil kredit sekaligus menopang pengembangan bisnis dan investasi perusahaan.
Outlook stabil mencerminkan ekspektasi terhadap keberlanjutan kinerja operasional dan arus kas Inalum.
Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita mengatakan pencapaian peringkat investment grade menjadi pengakuan sekaligus momentum bagi perseroan untuk memperkuat fundamental bisnis.
“Di tengah agenda ekspansi dan hilirisasi, kami akan memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya mengejar skala tetapi tetap dibangun di atas fundamental operasional yang kuat, disiplin finansial, dan tata kelola yang baik dan kuat,” ujar Melati.
Adapun, peringkat internasional tersebut melengkapi penguatan profil kredit INALUM di dalam negeri. Pada Agustus 2026, PEFINDO menaikkan peringkat INALUM satu tingkat dari idAA-/Stable menjadi idAA/Stable, setelah perseroan mempertahankan peringkat idAA-/Stable selama tiga tahun.
Penguatan peringkat tersebut didapat di saat Inalum mempersiapkan kebutuhan pendanaan untuk mendukung sejumlah proyek hilirisasi aluminium pada 2026–2029.
