Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Segmen Terapi Obesitas Dorong Kinerja Novo Nordisk Q1 2026

Segmen Terapi Obesitas Dorong Kinerja Novo Nordisk Q1 2026
Ilustrasi pria obesitas (vecteezy.com/Volodymyr Ivash)
Intinya Sih
  • Novo Nordisk mencatat lonjakan penjualan 24% dan laba operasional 54% pada Q1 2026, didorong pertumbuhan pesat segmen terapi obesitas global terutama dari obat GLP-1 berbasis pil Wegovy.
  • Peluncuran pil Wegovy di AS pada Januari 2026 menjadi pendorong utama, dengan lebih dari 1,3 juta resep tercatat dan menjadikannya peluncuran volume GLP-1 terbesar dalam sejarah pasar Amerika.
  • Novo Nordisk memperluas portofolio melalui Wegovy HD dan investasi US$500 juta di Irlandia untuk produksi oral, sekaligus menaikkan proyeksi bisnis berkat meningkatnya permintaan terapi obesitas global.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Novo Nordisk mencatat lonjakan kinerja bisnis pada kuartal I-2026 seiring pesatnya pertumbuhan segmen terapi obesitas global. Strategi pengembangan obat GLP-1, terutama melalui pil Wegovy, menjadi motor baru pertumbuhan perusahaan farmasi asal Denmark tersebut di tengah meningkatnya permintaan terapi penurun berat badan.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan periode Januari–Maret 2026, Novo Nordisk membukukan penjualan sebesar 96,8 miliar crown Denmark (DKK), naik 24 persen secara tahunan. Laba operasional tercatat mencapai DKK59,6 miliar atau melonjak 54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kurs konstan (CER), penjualan perusahaan bahkan meningkat 32 persen. Kinerja itu turut terdorong pembalikan provisi terkait program harga obat 340B di Amerika Serikat. Sementara itu, penjualan segmen perawatan obesitas yang disesuaikan naik 22 persen pada kuartal pertama 2026.

Novo Nordisk menyebut pertumbuhan volume GLP-1 di berbagai wilayah menjadi penopang utama bisnis perusahaan. Di pasar internasional, penjualan meningkat 6 persen didorong kenaikan volume produk. Namun di Amerika Serikat, penjualan yang disesuaikan turun 11 persen akibat harga realisasi yang lebih rendah, meski sebagian tertutupi pertumbuhan volume portofolio Wegovy.

Momentum bisnis terbesar datang dari peluncuran pil Wegovy di AS pada 5 Januari 2026. Dalam laporan tersebut, Novo Nordisk mengungkap total resep mingguan pil Wegovy telah melampaui 200 ribu resep hingga pekan yang berakhir 17 April 2026.

Sepanjang kuartal I-2026, total resep Wegovy oral mencapai sekitar 1,3 juta dan kini telah digunakan lebih dari 2 juta kali sejak peluncurannya. Penjualan pil Wegovy sendiri mencapai DKK2,256 miliar pada kuartal pertama 2026.

Undangan Media Briefing Maybank Marathon 2026.jpg
Dok. Novo Nordisk

Pil Wegovy

Perusahaan menyebut capaian itu menjadi peluncuran volume GLP-1 terbesar sepanjang sejarah di pasar Amerika Serikat. “Wegovy mendorong awal yang kuat bagi Novo Nordisk pada 2026, didorong oleh adopsi pil Wegovy yang berlangsung cepat,” ujar Presiden dan CEO Novo Nordisk Mike Doustdar dalam laporan perusahaan, mengutip keteranga pers, Jumat (22/5).

Menurut dia, pil Wegovy kini membentuk kategori baru dalam terapi obesitas global. “Tablet GLP-1 telah digunakan oleh lebih dari satu juta pasien sejak diluncurkan pada Januari,” kata Doustdar. Ia menambahkan, meningkatnya momentum terapi berbasis peptida menjadikan Wegovy oral sebagai pilihan peptida oral untuk pengobatan obesitas saat ini sekaligus menciptakan standar baru dalam terapi penurunan berat badan.

Kinerja kuat Wegovy turut mendorong Novo Nordisk menaikkan proyeksi bisnis sepanjang 2026. Perusahaan memperkirakan pertumbuhan penjualan dan laba operasional yang disesuaikan berada di kisaran minus 4 persen hingga positif 12 persen pada kurs konstan, di luar dampak pembalikan provisi program 340B di AS.

Selain memperluas pasar melalui terapi oral, Novo Nordisk juga terus memperkuat portofolio produk obesitasnya. Pada Maret 2026, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui Wegovy HD atau semaglutide injeksi 7,2 mg yang kemudian diluncurkan di AS pada 7 April. Dalam uji klinis STEP UP, Wegovy HD mencatat rata-rata penurunan berat badan sebesar 20,7 persen. Perusahaan juga memulai program fase 3 AMAZE untuk zenagamtide di segmen obesitas.

Dampak bisnis dari ekspansi terapi oral mulai terasa di ekosistem layanan kesehatan digital. Penyedia layanan telemedisin LifeMD mengaku bisnisnya hampir langsung melonjak dua kali lipat setelah pil Wegovy diluncurkan. Ia menilai kehadiran Wegovy oral memperluas akses terapi GLP-1 bagi pasien yang sebelumnya enggan menggunakan suntikan atau kesulitan memperoleh terapi injeksi.

“Kami mengalami peningkatan jumlah pasien baru dari 300 hingga 400 pasien per hari menjadi 600 hingga 1.000 pasien per hari,” ujar CEO LifeMD Justin Schreiber.

Untuk menopang lonjakan permintaan GLP-1 oral, Novo Nordisk pada Maret 2026 juga mengumumkan investasi manufaktur sebesar US$500 juta di Irlandia guna mendukung kapasitas produksi produk oral di luar Amerika Serikat. Di tengah persaingan ketat dengan Eli Lilly, strategi pengembangan pil GLP-1 dinilai menjadi langkah penting Novo Nordisk dalam mempertahankan dominasi di pasar terapi obesitas global yang terus berkembang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More