10 Orang Terkaya di Indonesia per Mei 2026 Versi Forbes

Forbes merilis daftar 10 orang terkaya di Indonesia per Mei 2026, dengan Prajogo Pangestu tetap memimpin meski kekayaannya turun menjadi 16,6 miliar dolar AS.
Low Tuck Kwong naik ke posisi kedua dan Robert Budi Hartono turun ke posisi ketiga.
Sukanto Tanoto menjadi pendatang baru di posisi kesepuluh melalui ekspansi Royal Golden Eagle di sektor pulp, energi, dan kelapa sawit berskala global.
Jakarta, FORTUNE — Majalah bisnis global Forbes kembali memperbarui daftar orang terkaya dunia melalui The Real-Time Billionaires per 19 Mei 2026. Pembaruan ini turut mencatat perubahan nilai kekayaan dan posisi sejumlah konglomerat asal Indonesia dibandingkan bulan sebelumnya.
Sejumlah nama lama masih mendominasi daftar orang terkaya di Indonesia per Mei 2026 versi Forbes. Namun, terdapat perubahan posisi di beberapa peringkat, seiring perubahan nilai aset yang dipengaruhi kinerja bisnis dan pergerakan pasar.
Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia per Mei 2026 versi Forbes.
Table of Content
Daftar orang terkaya di Indonesia per Mei 2026 versi Forbes
1. Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu kembali menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia per Mei 2026. Secara global, posisinya berada di peringkat ke-170 dunia, menunjukkan tren penurunan dalam enam bulan terakhir.
Ia memiliki jumlah kekayaan 16,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp294,2 triliun (kurs Rp17.725 per dolar AS), turun 3,8 miliar dolar AS dibandingkan bulan lalu.
Prajogo dikenal luas sebagai konglomerat sukses dan pendiri Barito Pacific. Melalui perusahaannya, ia berhasil membangun kerajaan bisnis di berbagai sektor, termasuk petrokimia dan energi.
2. Low Tuck Kwong
Low Tuck Kwong naik ke posisi kedua dalam daftar orang terkaya di Indonesia per Mei 2026. Nilai kekayaannya tercatat mencapai 16,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp292,4 triliun, berkurang 300 juta dolar AS dibandingkan bulan lalu.
Pengusaha kelahiran Singapura ini dikenal sebagai pendiri Bayan Resources, salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. Di luar sektor batu bara, Low juga mengendalikan perusahaan energi terbarukan Metis Energy yang berbasis di Singapura.
Ia juga memiliki peran penting di sektor infrastruktur digital melalui proyek kabel laut SEAX Global yang menghubungkan Singapura, Indonesia, dan Malaysia.
3. Robert Budi Hartono
Per Mei 2026, Robert Budi Hartono turun ke posisi ketiga orang terkaya di Indonesia. Forbes mencatat total kekayaannya mencapai 15,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp280 triliun, turun 1,8 miliar dolar AS.
Robert Budi Hartono dikenal luas sebagai pemilik perusahaan rokok ternama, Djarum Group. Selain itu, ia memiliki kepemilikan saham di PT Bank Central Asia TBK (BBCA).
4. Anthoni Salim
Anthoni Salim tetap bertahan di posisi keempat dengan total kekayaan sebesar 10,7 miliar dolar AS (sekitar Rp189,6 triliun) atau turun 1,1 miliar dolar AS dibandingkan bulan lalu.
Putra bungsu Sudono Salim yang lahir di Kudus dengan nama Liem Hong Sien ini memimpin Salim Group. Ia memperluas bisnis keluarga ke berbagai sektor strategis.
Di bawah kendalinya, Salim Group menguasai sejumlah perusahaan besar seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), ICBP, SIMP, LSIP, DNET, Bogasari, serta jaringan ritel Indomaret melalui PT Indomarco Prismatama.
5. Tahir dan keluarga
Peringkat kelima orang terkaya di Indonesia per Mei 2026 ditempati oleh Tahir dan keluarga. Forbes mencatat total kekayaannya mencapai 9 miliar dolar AS atau sekitar Rp159,5 triliun, turun 900 juta dolar AS dibandingkan bulan lalu.
Tahir dan keluarga merupakan pendiri Mayapada Group, konglomerasi yang bergerak di sektor perbankan, properti, dan media. Sebagian besar kekayaannya berasal dari kepemilikan saham di Bank Mayapada dan Maha Properti Indonesia.Â
Ia juga mengumpulkan kekayaan melalui kepemilikan properti di Singapura, termasuk lewat properti MYP.
6. Sri Prakash Lohia
Sri Prakash Lohia naik ke posisi keenam dengan nilai kekayaan 8,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp154,2 triliun. Kekayaannya tercatat mengalami kenaikan 100 juta dolar AS.
Pengusaha yang lahir di India tersebut dikenal sebagai pendiri Indorama Corporation. Bisnis grup ini bergerak di bidang petrokimia, pupuk, bahan baku tekstil, hingga produk industri lainnya.
Lohia juga dijuluki “Raja Polyester dari Indonesia” karena dominasi bisnis polyester dan polimer yang dikembangkan melalui Indorama.
7. Otto Toto Sugiri
Otto Toto Sugiri berada di posisi ketujuh dengan total kekayaan mencapai 8,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp147,1 triliun, turun 700 juta dolar AS dibandingkan bulan sebelumnya.
Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting industri teknologi Indonesia, khususnya sektor pusat data. Otto merupakan salah satu pendiri sekaligus CEO DCI Indonesia, operator data center yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
DCI Indonesia menjadi salah satu perusahaan teknologi dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia sejak melantai di bursa pada 2021.
8. Marina Budiman
Marina Budiman menempati posisi kedelapan dengan total kekayaan sekitar 5,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp104,5 triliun, turun 600 juta dolar AS dibandingkan bulan lalu.
Ia menjadi satu-satunya perempuan dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia per Mei 2026 versi Forbes. Marina merupakan Co-Founder dan Presiden Komisaris DCI Indonesia.
Bersama Otto Toto Sugiri, Marina mengembangkan DCI Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital dan komputasi awan. Hasilnya, DCI Indonesia menjadi salah satu perusahaan pusat data terbesar di Indonesia.
9. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Lim Hariyanto Wijaya Sarwono bertahan di posisi kesembilan dengan total kekayaan sebesar 4,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp81,5 triliun. Nilai kekayaannya turun 900 juta dolar AS dari bulan lalu.
Sumber utama kekayaan Lim berasal dari bisnis agribisnis dan pertambangan. Bersama keluarganya, ia menguasai saham mayoritas Bumitama Agri, produsen minyak sawit yang terdaftar di Singapura dengan perkebunan berlokasi di Indonesia.
Melalui Harita Group, Lim dan keluarganya juga mengendalikan perusahaan tambang bauksit Cita Mineral Investindo serta bisnis pengolahan nikel terintegrasi Trimegah Bangun Persada.
10. Sukanto Tanoto
Sukanto Tanoto masuk sebagai pendatang baru di posisi kesepuluh dalam daftar orang terkaya di Indonesia per Mei 2026 dengan total kekayaan sebesar 4,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp76,2 triliun.
Ia mendirikan grup usaha Royal Golden Eagle (RGE) yang bergerak di bidang pulp dan kertas, serat viscose, energi, dan kelapa sawit dengan operasi di berbagai negara.
Dalam beberapa tahun terakhir, RGE memperluas bisnis tisunya lewat akuisisi OL Papeis pada 2023 dan Vinda pada 2024. Grup ini juga mengelola bisnis sawit melalui Asian Agri dan Apical, dengan aset lebih dari 25 miliar dolar AS dan 60 ribu karyawan.
Demikian daftar orang terkaya di Indonesia per Mei 2026 versi Forbes.
FAQ seputar orang terkaya di Indonesia
| Siapa orang terkaya di Indonesia? | Prajogo Pangestu menjadi orang terkaya di Indonesia versi Forbes per Mei 2026. |
| Raffi Ahmad orang terkaya ke berapa? | Raffi Ahmad tidak masuk ke jajaran 10 orang terkaya di Indonesia. Namun, ia termasuk salah satu artis terkaya dengan estimasi kekayaan sekitar Rp1 triliun pada akhir 2024. |
| Anthoni Salim orang terkaya nomor berapa di Indonesia? | Anthoni Salim menempati posisi ke-4 orang terkaya di Indonesia menurut daftar Forbes. |
| Siapa miliarder termuda di Indonesia? | Ciliandra Fangiono adalah miliarder termuda pada usia 47 tahun. Ia merupakan CEO First Resources, perusahaan kelapa sawit, dengan kekayaan sekitar Rp39,31 triliun menurut Forbes pada 2024. |

















