Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Setelah Akuisisi Grup Hafar, PTRO Dirikan Bisnis EPCI Migas Offshore

Setelah Akuisisi Grup Hafar, PTRO Dirikan Bisnis EPCI Migas Offshore
Petrosea. (Website Petrosea)

Jakarta, FORTUNE - Seiring dengan penyelesaian akuisisi Hafar, HBS, dan Scan-Bilt, PT Petrosea Tbk (PTRO) membentuk lini bisnis baru, EPCI migas lepas pantai.

Itu merupakan bagian dari upaya diversifikasi usaha Petrosea, yang juga pilar strategis guna memperkuat ketahanan dan keberlanjutan kinerja. Selain untuk memperluas sumber pendapatan, langkah itu juga bertujuan mengurangi ketergantungan pada satu segmen usaha.

"Momentum ini juga menjadi landasan penting bagi perusahaan untuk terus menjaga kesinambungan pertumbuhan ke depan, didukung oleh arah strategi jangka panjang yang berfokus pada penciptaan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Presiden Direktur Petrosea, Michael, dalam keterangan resmi, Kamis (9/4), setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan.

Selain membahas hal tersebut, RUPS juga menyetujui laporan tahunan dan laporan pertanggungjawaban direksi dan laporan tugas pengawasan dewan komisaris mengenai jalannya perseroan dan tata usaha perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025. RUPS juga memberikan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada dewan komisaris atas tugas pengawasannya dan ireksi atas tugas pengurusannya selama 2025.

RUPS menyetujui untuk mengangkat kembali seluruh anggota dewan komisaris dan direksi, dengan susunan sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Osman Sitorus (merangkap sebagai Komisaris Independen).
  • Komisaris: Prof. Ginandjar Kartasasmita.
  • Komisaris: Djauhar Maulidi S.E., M.B.A.
  • Komisaris: Erwin Ciputra.
  • Komisaris: Jenderal Pol (Purn.) Drs. Sutanto.
  • Komisaris: Dr. Setia Untung Arimuladi S.H., M.Hum (Independen).

Direksi

  • Presiden Direktur: Michael.
  • Direktur: Kartika Hendrawan.
  • Direktur: Ruddy Santoso.
  • Direktur: Meinar Kusumastuti.
  • Direktur: Iman Darus Hikhman.

Dari sisi kinerja keuangan, PTRO mencatatkan total pendapatan sebesar US$886,46 juta, meningkat 28,32 persen (YoY) dibandingkan US$690,81 juta pada tahun sebelumnya.

Laba bersih tercatat sebesar US$35,01 juta, meningkat 251,75 persen (YoY) dibandingkan US$9,95 juta pada tahun sebelumnya. Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$28,81 juta, meningkat 197,02 persen (YoY) dari US$9,70 juta pada tahun 2024.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Business

See More

SKK Migas Ungkap Proyek Fasilitas LPG, 2 Bakal Onstream Bulan Ini

09 Apr 2026, 16:57 WIBBusiness