Jakarta, FORTUNE – Shell Indonesia meresmikan Pabrik Manufaktur Gemuk (Grease Manufacturing Plant/GMP) di kompleks Pabrik Pelumas (Lubricants Oil Blending Plant/LOBP) Marunda, Bekasi, Jawa Barat. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 12 kiloton per tahun dan ditujukan untuk memperkuat kemampuan manufaktur pelumas Shell di Indonesia.
Pembangunan pabrik dimulai pada 2024. Fasilitas ini sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh Shell, serta disebut sebagai salah satu pabrik manufaktur gemuk terbesar milik perusahaan secara global.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut dapat memperkuat basis manufaktur nasional sekaligus memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang, termasuk sektor manufaktur, pertambangan, dan transportasi.
"Pemerintah mengapresiasi investasi yang menghasilkan produk bernilai tinggi dan memiliki keterkaitan dengan industri nasional sehingga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Peningkatan daya saing industri pelumas dapat menjadikan Indonesia sebagai hub manufaktur grease dengan mampu membawa produk Indonesia ke Kawasan dan Dunia,” ujar Agus, dalam keterangan pers, Selasa (9/15).
Ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga berkembang menjadi bagian dari basis produksi regional Shell.
"Seiring dengan kapasitas produksi dan daya saing yang semakin kuat, kami berharap Indonesia dapat berkembang menjadi bagian dari basis produksi regional Shell. Kita mulai dari Indonesia, memperkuat Indonesia, dan pada saatnya membawa produk Indonesia ke kawasan dan dunia," ujarnya.