Perombakan jajaran pengurus dilakukan di tengah agenda transformasi dan restrukturisasi Krakatau Steel. Perseroan saat ini berfokus pada peningkatan kinerja operasional, penguatan struktur keuangan, optimalisasi aset, serta pengembangan bisnis.
Dari sisi kinerja, Krakatau Steel mencatat volume penjualan baja sebesar 614,26 ribu ton pada semester I 2026, naik 30,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan perseroan mencapai 622,7 juta dolar AS atau sekitar Rp11,15 triliun.
Kinerja tersebut turut diikuti peningkatan laba. Laba bruto mencapai 67,9 juta dolar AS atau sekitar dua kali lipat dibandingkan semester I 2025, sedangkan laba periode berjalan tercatat 10,9 juta dolar AS.
Perseroan menyebut dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara turut menunjang pasokan bahan baku dan peningkatan utilisasi produksi. Pendanaan tersebut juga mendukung efisiensi struktur pendanaan perusahaan.
Perbaikan kinerja telah terlihat sejak 2025 ketika Krakatau Steel membukukan laba bersih sebesar 339,64 juta dolar AS atau sekitar Rp5,68 triliun. Tren tersebut berlanjut pada semester I 2026 seiring peningkatan penjualan dan pendapatan perseroan.
Siapa Komisaris Utama Krakatau Steel? | Hendro Martowardojo menjabat sebagai Komisaris Utama. |
Siapa Direktur Utama Krakatau Steel terbaru? | Willgo Zainar ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Muhammad Akbar Djohan. |
Siapa Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Krakatau Steel? | Thomas Christian menggantikan Daniel Fitzgerald Liman pada posisi tersebut. |
Kapan susunan pengurus baru ditetapkan? | Susunan baru ditetapkan melalui RUPSLB pada 7 September 2026. |