Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
AAUI : Konsolidasi Asuransi BUMN Rampung Tahun Ini
Kantor pusat IFG Life. (dok. IFG Life)
  • Pemerintah menargetkan pembahasan konsolidasi asuransi BUMN selesai pada Juli 2026, dengan penggabungan dimulai September dan finalisasi Januari 2027.

  • AAUI memberi masukan agar perampingan tidak mengganggu kinerja asuransi umum BUMN serta memastikan transfer portofolio berjalan lancar tanpa dampak negatif.

  • Konsolidasi difokuskan pada integrasi bisnis, efisiensi operasional, dan penguatan tata kelola, dengan rencana merampingkan entitas asuransi dari 15 menjadi tiga perusahaan utama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Pemerintah terus mempercepat finalisasi penggabungan atau konsolidasi asuransi BUMN di mana ditargetkan rampung sebelum akhir tahun ini.

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Budi Herawan mengatakan tahap pembahasan konsolidasi sedang berlangsung antar lembaga dan perusahaan konsultan pun diharapkan selesai pada bulan depan.

"Proses penggabungan September 2026, sehingga Januari 2027 harus sudah selesai. Tapi nanti siapakah yang menjadi cangkang, ini masih belom kelihatan hilalnya," ujar Budi dalam konferensi pers AAUI di Jakarta, Rabu (17/6).

Budi mengatakan, asosiasi telah memberikan masukan kepada Danantara agar proses perampingan tidak berdampak negatif bagi kinerja asuransi umum plat merah.

"Ada beberapa asuransi BUMN ini yang tidak baik-baik saja apakah akan dapat PMN (penyertaan modal negara)? ini belum tau apakah setelah merger akan dilakukan. Dan transfer portofolio tidak mudah dan run off diharap berjalan smooth," kata Budi.

Secara terpisah, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, pada 17 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, Donny menyampaikan pembahasan penggabungan asuransi BUMN difokuskan pada aspek integrasi bisnis, penguatan tata kelola, optimalisasi permodalan, serta pengembangan sinergi antarentitas yang akan menjadi bagian dari struktur perusahaan hasil merger.

"Konsolidasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat industri asuransi BUMN agar lebih sehat, efisien, dan kompetitif," ujar Dony.

Pertemuan ini juga menetapkan bahwa konsolidasi bisa rampung pada 2026. Menurutnya konsolidasi ini merupakan fondasi bagi pembentukan ekosistem asuransi BUMN yang lebih terintegrasi, kuat, dan mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Transformasi yang tengah dijalankan juga diharapkan mampu menghasilkan skala usaha yang lebih kuat, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kapasitas underwriting dan investasi, serta memperluas kemampuan perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dan dunia usaha.

Danantara menargetkan jumlah anak hingga cucu usaha BUMN, termasuk asuransi akan dipangkas dari 1.043 entitas menjadi sekitar 300 entitas. Dalam hal ini, asuransi dirampingkan dari 15 akan menjadi 3, yakni satu life insurance, satu general insurance dan satu kredit insurance.

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article