Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Dorong Inklusi Gender, BNI Perluas Peran Perempuan di Dunia Kerja
Pegawai BNI Syariah Kantor Cabang Semarang memberikan penjelasan kepada nasabah terkait tabungan Hasanah yang bisa digunakan untuk pengajuan kredit pemilikan rumah (KPR) atau BNI Griya iB Hasanah, di Semarang, Jawa Tengah. IDN Times/Dhana Kencana
  • BNI menegaskan komitmen mendorong kesetaraan gender lewat kebijakan inklusif dan program pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.

  • Di internal, BNI menghadirkan fasilitas ramah perempuan seperti cuti melahirkan, daycare, ruang menyusui, serta membentuk Srikandi BNI untuk memperkuat kepemimpinan dan peluang karier perempuan.

  • Melalui Srikandi BNI, perusahaan juga menjalankan program sosial yang fokus pada peningkatan kapasitas generasi muda, kesehatan perempuan, dan kemandirian ekonomi di berbagai daerah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    BNI meluncurkan berbagai kebijakan dan program untuk memperluas peran perempuan di dunia kerja serta mendorong kesetaraan gender melalui inisiatif internal dan pemberdayaan masyarakat.
  • Who?
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bersama Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar, serta komunitas internal Srikandi BNI yang berfokus pada kepemimpinan perempuan.
  • Where?
    Kegiatan dan kebijakan ini diterapkan di lingkungan kerja BNI serta diperluas ke berbagai daerah melalui program sosial pemberdayaan perempuan.
  • When?
    Inisiatif ini diumumkan di Jakarta pada periode terkini sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan yang terus berjalan sepanjang tahun.
  • Why?
    Langkah ini diambil untuk menciptakan kesempatan setara bagi seluruh pegawai, memperkuat kontribusi perempuan dalam ekonomi nasional, dan mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
  • How?
    BNI menerapkan fasilitas kerja inklusif seperti cuti khusus, daycare, ruang menyusui, skema kerja fleksibel, serta membentuk Srikandi BNI guna mengembangkan kepemimpinan dan kemandirian ekonomi perempuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender melalui kebijakan inklusif di lingkungan kerja serta program pemberdayaan yang menyasar masyarakat. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan sekaligus refleksi semangat Kartini dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi nasional.

Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar, menyatakan bahwa perseroan terus memastikan terciptanya kesempatan yang setara bagi seluruh pegawai tanpa memandang gender.

"BNI percaya bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan perusahaan dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, BNI terus berupaya menghadirkan kebijakan yang mendukung kesetaraan serta mendorong perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal," ujar Alexandra.

Dari workplace ke masyarakat

Gedung BNI (Dok. BNI)

Di tingkat internal, BNI mengimplementasikan berbagai kebijakan untuk mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi. Fasilitas seperti cuti haid, cuti melahirkan, daycare, hingga ruang menyusui menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Perseroan juga menyediakan Employee Assistance Program (EAP) untuk mendukung kesehatan fisik, mental, dan finansial pegawai, serta menerapkan skema kerja fleksibel.

Selain itu, BNI membentuk Srikandi BNI sebagai platform strategis untuk memperkuat kepemimpinan perempuan. Inisiatif ini difokuskan pada pengembangan kapabilitas, peningkatan kolaborasi, serta perluasan peluang bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis di dalam organisasi.

Alexandra menekankan bahwa peningkatan representasi perempuan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berkontribusi terhadap kinerja perusahaan dan pertumbuhan ekonomi secara luas. Sejumlah studi menunjukkan bahwa keberagaman dalam kepemimpinan berkorelasi dengan peningkatan inovasi dan kualitas pengambilan keputusan.

Di luar organisasi, Srikandi BNI juga diarahkan untuk memberikan dampak sosial melalui program pemberdayaan perempuan di masyarakat. Agenda yang disiapkan mencakup peningkatan kapasitas generasi muda, dukungan terhadap kesehatan perempuan, serta penguatan kemandirian ekonomi di berbagai daerah.

“Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya BNI dalam membawa semangat Kartini yang tidak hanya berhenti di lingkungan kerja, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Alexandra.

Melalui pendekatan yang mengintegrasikan kebijakan internal dan program eksternal, BNI menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai pilar penting dalam strategi bisnis berkelanjutan. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Indonesia. (WEB)

Editorial Team