FINANCE

Kenali Jenis-Jenis KPR, Alternatif Membeli Hunian

Ketahui pengertiannya

Kenali Jenis-Jenis KPR, Alternatif Membeli Hunianilustrasi perumahan (wikimedia commons/aldo samulo)
06 June 2024
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu alternatif pembelian rumah bagi masyarakat yang memiliki hunian. Harga tanah dan properti dapat dikatakan semakin mahal. 

Bagi Anda yang hendak memiliki rumah dan belum mempunyai dana yang cukup, KPR jadi salah satu alternatif yang tepat. Lewat program kredit yang ditawarkan, masyarakat bisa dimudahkan dalam pembelian rumah.

Sebelum mengajukan KPR, ketahui terlebih dahulu jenis-jenis KPR yang umumnya ditawarkan pada pembeli. Berikut beberapa jenis yang wajib Anda ketahui.

1. KPR Bersubsidi

KPR bersubsidi adalah salah satu kredit atau pembiayaan pemilikan rumah yang mendapatkan bantuan dan/atau kemudahan perolehan rumah dari pemerintah. 

Kemudahan yang diberikan dapat berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah. Selain itu, bantuan bisa berupa pengurangan uang muka dan tingkat suku bunga. 

Termasuk jenis-jenis KPR yang biasa ditawarkan, KPR Bersubsidi ditujukan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan belum memiliki hunian sendiri.

Tidak heran, tidak semua kalangan masyarakat bisa mengajukan kredit ini. Hanya yang memenuhi persyaratan yang bisa mengajukan permohonan tersebut.

Diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, suku bunga dan cicilan yang diberikan tentunya ringan untuk pembelian rumah yang telah dibangun oleh pihak developer.

2. KPR Non-Subsidi atau Konvensional

Berbeda dengan KPR Bersubsidi, KPR Non-Subsidi merupakan jenis kredit rumah yang bisa diajukan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, jenis pembiayaan rumah ini paling banyak dipilih.

Jenis KPR ini ditawarkan oleh pihak perbankan umum tanpa campur tangan pemerintah.

Artinya, ketentuan dan kebijakannya sudah diatur oleh pihak masing-masing bank dan tetap menyesuaikan dengan undang-undang yang berlaku. 

Mulai dari jangka waktu cicilan tingkat tingkat suku bunga bisa Anda tanyakan lebih lanjut pada pihak perbankan yang menawarkan KPR. 

Biasanya, harga jual rumah yang diberikan sudah ditentukan oleh pihak pengembang.

Related Topics