Di tengah ketidakpastian ekonomi dan tingginya paparan informasi di media sosial, istilah doom spending semakin sering dibahas. Istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kebiasaan membelanjakan uang secara impulsif.
Berbeda dengan impulse buying yang umumnya dipicu keinginan sesaat, doom spending lebih berkaitan dengan kondisi emosional. Seseorang berbelanja untuk memperoleh rasa nyaman sementara ketika menghadapi tekanan psikologis seperti rasa cemas, stres, atau pesimisme.
Ingin tahu lebih dalam mengenai doom spending? Simak penjelasan selengkapnya di sini!
