Jakarta, FORTUNE – Pemerintah mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 pada Senin (10/08). Survei ini merupakan kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Hasil SNLIK 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia tumbuh 69,57 persen dan inklusi keuangan naik 92,74 persen dibandingkan tahun lalu. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan SNLIK 2026 menjadi salah satu acuan dalam penyusunan kebijakan serta memantau perkembangan literasi dan inklusi keuangan lebih komprehensif.
