Pacu Penetrasi KUR, BTN Telah Rangkul 58 Pemerintah Daerah

- BTN telah bekerja sama dengan lebih dari 58 pemerintah daerah untuk memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat, termasuk kemitraan terbaru dengan Pemerintah Kabupaten Samosir di kawasan Danau Toba.
- Kerja sama BTN dan Pemkab Samosir fokus pada penguatan ekosistem pariwisata, pemberdayaan UMKM, digitalisasi layanan publik, serta penyediaan pembiayaan produktif dengan subsidi bunga bagi pelaku usaha lokal.
- Hingga Maret 2026, realisasi penyaluran KUR BTN mencapai Rp2,72 triliun dengan dominasi sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 59,22 persen serta kontribusi signifikan dari sektor akomodasi dan konstruksi.
Jakarta, FORTUNE – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memacu penetrasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) via kolaborasi erat dengan pemerintah kabupaten dan kota. Dalam kurun dua tahun terakhir, bank pelat merah ini telah merangkul lebih dari 58 pemerintah daerah di berbagai wilayah Indonesia.
Mitra teranyar yang digandeng adalah Pemerintah Kabupaten Samosir, menyusul langkah serupa yang telah berjalan di Kupang, Pekalongan, dan Palu. Kemitraan di kawasan Danau Toba ini diarahkan untuk menyuntikkan modal bagi ekosistem pariwisata, pemberdayaan UMKM, penyediaan layanan kesehatan, hingga digitalisasi layanan birokrasi pemerintahan setempat.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyatakan Kabupaten Samosir memegang posisi strategis sebagai bagian dari kawasan Danau Toba yang berstatus destinasi pariwisata super prioritas Indonesia.
Menurutnya, geliat sektor pelesiran yang sedang berkembang wajib ditopang oleh ekosistem ekonomi yang tangguh agar mampu melahirkan efek pengganda bagi masyarakat luas.
“Pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Secara nasional, sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja,” ujar Nixon dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Selasa (23/6).
Sebagai pengejawantahan dari nota kesepahaman ini, BTN bakal memperluas kucuran pembiayaan produktif bagi para pelaku usaha kecil di Samosir. Salah satu langkah konkretnya berbentuk program subsidi bunga kredit yang disokong penuh oleh pemerintah daerah.
Lewat fasilitas ini, pelaku UMKM pemegang KTP Samosir yang menjalankan usaha di wilayah tersebut dapat memperoleh akses permodalan dengan plafon hingga Rp100 juta dan tenor maksimal tiga tahun.
Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyatakan dana subsidi bunga tersebut dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir melalui pos APBD sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Samosir,” kata Vandiko.
Selain menyasar sektor penopang utama, ekspansi solusi perbankan BTN juga merambah lini pelayanan kesehatan di RSUD Dr. Hadrianus Sinaga. Kerja sama ini mencakup penyediaan layanan transaksi, payroll gaji pegawai, penyediaan QRIS Merchant, hingga dukungan pembiayaan untuk memodernisasi fasilitas serta investasi alat-alat kesehatan sesuai kebutuhan rumah sakit.
Berdasarkan catatan kinerja korporasi, realisasi penyaluran KUR BTN per Maret 2026 telah menembus Rp2,72 triliun. Komposisi pembiayaan tersebut mengalir ke sektor KUR kecil sebesar Rp2,04 triliun (75 persen) dan segmen KUR mikro sebesar Rp687 miliar (25 persen).
Ditinjau dari peta sektoral, penyaluran kredit bersubsidi ini didominasi oleh sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi mencapai 59,22 persen. Posisi berikutnya ditempati oleh sektor akomodasi serta makanan dan minuman sebesar 12,36 persen, diikuti oleh sektor konstruksi yang menyerap andil sebesar 10,08 persen.


















