Comscore Tracker
FINANCE

BCA Bakal Suntikan Dana Rp400 miliar ke Central Capital Ventura

CCV terus cari startup potensial hasilkan cuan.

BCA Bakal Suntikan Dana Rp400 miliar ke Central Capital VenturaDireksi BCA Dalam Paparan Kinerja 2021

by Suheriadi

Jakarta,FORTUNE - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bakal menyuntikan modal pada anak usahanya yang bergerak di bisnis modal ventura, Central Capital Ventura (CCV). Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyebut nilainya cukup besar. Nantinya modal tersebut bisa digunakan untuk mendanai bisnis pembiayaan ke perusahaan perintis atau startup. 

"Kami akan sediakan dana Rp400 miliar untuk memperbesar venture capital. Kita berikan mereka wewenang bidang mana yang mereka akan masuk (ke startup)" kata  Jahja dalam konferensi pers Paparan Kinerja BCA 2021, Kamis (27/1).

26 startup sudah didanai CCV

Sebelumnya, BCA juga pernah menyuntikan modal ke CCV senilai Rp200 miliar pada tahun 2019. CCV sendiri saat ini telah berinvestasi di 26 perusahaan rintisan. 

Beberapa di antaranya yakni Akseleran, Airwallex, Element, OY!, Qoala, KlikACC,  Sinbad, Railsbank, Wallex, Moduit, Agate hingga startup lainnya. "Jadi ini beberapa startup, mungkin sebagian bahkan sudah bukan startup, tapi mature company, yang sudah cukup lama mereka kembangkan," lanjut Jahja.

CCV terus cari startup potensial

Ke depannya BCA melalui CCV akan terus mencaru startup yang potensial untuk didanai. Tak hanya itu, Jahja berharap nantinya startup-startup tersebut akan memberikan keuntungan bagi perusahaan. "Kami akan terus mencari startup-startup yang bagus dan yang nanti bisa cuan atau bisa kami take profit," kata Jahja.

Ini capaian kinerja Central Capital Ventura

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2020, Central Capital Ventura masih memiliki total aset senilai Rp 405,96 miliar dengan liabilitas Rp 613,23 miliar. 

Selain itu, CCV juga masih membukukan laba tahun berjalan 2020 senilai Rp 1,71 miliar. Laba tersebut disumbang oleh pendapatan non operasional Rp 8,10 miliar dan pendapatan operasional sebesar Rp1,12 miliar.

Related Articles