Comscore Tracker
FINANCE

Simpanan Nasabah Kaya di Atas Rp5 Miliar Tumbuh 16,3%

Total nilai simpanan nasabah bank capai Rp7.446 triliun. 

Simpanan Nasabah Kaya di Atas Rp5 Miliar Tumbuh 16,3%Ilustrasi Nasabah Kaya/ Shuterstock Khongtam

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat adanya pertumbuhan 16,3 persen (yoy) untuk nilai rekening simpanan nasabah di atas Rp5 miliar. Dengan begitu, hingga Febuari 2022 nilai rekening nasabah di atas Rp5 miliar mencapai Rp3.818 triliun. 

Hal tersebut tercatat dalam Laporan Distribusi Simpanan Bank Umum LPS edisi Februari 2022. Nilai nasabah kaya tersebut tercatat juga berkontribusi sebesar 51,3 persen terhadap total simpanan di perbankan.

 

Tumbuh 10,7%, nilai simpanan nasabah capai Rp7.446 triliun

Secara keseluruhan dari 107 bank umum, LPS mencatat total nominal simpanan nasabah hingga Februari 2022 mencapai Rp7.446 triliun. Nilai tersebut masih tumbuh 10,7 persen. 

Berdasarkan jenis simpanan, simpanan dengan nominal terbesar terdapat pada simpanan deposito yang mencakup 38,3 persen total simpanan.

Jumlah rekening nasabah capai 447,4 juta rekening

Sementara itu, total jumlah rekening simpanan bank umum bulan Februari 2022 telah mencapai 447,4 juta rekening, atau naik 27,2 persen secara (yoy) dam naik 0,6 persen (mom). 

Berdasarkan jenis simpanan, jumlah rekening simpanan terbanyak terdapat pada tabungan yang mencakup 97,7 persen total rekening simpanan. 

Kenaikan jumlah rekening terbesar terdapat pada rekening deposito sebesar 3,4 persen (mom) sedangkan penurunan terdalam terdapat pada rekening deposit on call sebesar -97,3 persen (mom). 

99,9% rekening nasabah dijamin LPS

Penjaminan simpanan LPS mencakup 447,1 juta rekening atau sebesar 99,9 persen total rekening dijamin penuh, sedangkan 0,3 juta rekening. Sedangkan sebesar 0,1 persen total rekening dijamin sebagian sampai dengan Rp2 miliar. 

Seperti diketahui, LPS hanya menjamin simpanan nasabah di bawah Rp2 miliar, sedangkan jumlah simpanan di atas Rp2 miliar akan diselesaikan oleh Tim Likuidasi berdasarkan hasil likuidasi kekayaan bank.

Related Articles