Superbank dan KakaoBank Berkolaborasi Memoles Pundi-Pundi Digital

- Superbank berkolaborasi dengan KakaoBank meluncurkan produk tabungan berbasis gamifikasi bernama Kartu Untung untuk meningkatkan engagement dan jumlah pengguna aktif.
- Superbank mencatat lebih dari 6 juta nasabah aktif dan 1 juta transaksi harian, menunjukkan pertumbuhan signifikan serta perubahan perilaku masyarakat menuju layanan keuangan digital yang interaktif.
- Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem, mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga hingga Rp11,8 triliun, serta memperluas inklusi keuangan melalui inovasi berkelanjutan di pasar digital Indonesia.
Jakarta, FORTUNE – Superbank tampaknya kian agresif memoles tajinya di pasar bank digital Tanah Air. Menggandeng raksasa perbankan digital asal Korea Selatan, KakaoBank, bank besutan ekosistem besar ini resmi meluncurkan "Kartu Untung." Ini adalah sebuah produk tabungan berbasis gamifikasi pertama yang bertujuan mengubah cara masyarakat menyimpan uang.
Di tengah kompetisi yang kian sengit, tantangan terbesar industri perbankan saat ini adalah memastikan nasabah tetap aktif dan tidak membiarkan rekeningnya mati suri.
Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, menyatakan peluncuran produk ini adalah bagian dari strategi memperkokoh engagement pengguna di dalam ekosistem mereka.
"Dengan rata-rata lebih dari 1 juta transaksi per hari, kami melihat adanya pergeseran perilaku masyarakat, khususnya generasi yang lebih melek digital, yang menginginkan layanan keuangan yang tidak hanya aman dan menguntungkan, tetapi juga engaging," ujar Tigor dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (13/5).
Hadirnya Kartu Untung diproyeksikan menjadi katalis bagi pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK). Superbank memang tengah berada di atas angin; pada pengujung 2025, pundi-pundi DPK mereka melonjak 139 persen (YoY) hingga menyentuh Rp11,8 triliun. Angka tersebut diperkuat dengan catatan lebih dari 6 juta nasabah aktif yang melakukan transaksi harian.
Bagi manajemen, kolaborasi ini menjadi bukti efektivitas strategi pertumbuhan berbasis ekosistem bersama para pemegang saham strategis. Superbank tak lagi sekadar mengandalkan pertumbuhan organik, melainkan menyerap kapabilitas global guna mempercepat inovasi di pasar yang kian sesak.
Setali tiga uang, Chief Executive Officer KakaoBank, Yun Ho Young, melihat bahwa inovasi adalah kunci tunggal untuk mempertahankan kepercayaan di era serba cepat ini.
"Kami siap mendukung Superbank dalam menghadirkan inovasi serupa di masa depan untuk mendorong inklusi keuangan yang lebih luas di Indonesia," kata Yun Ho.
Ke depan, kedua entitas ini berambisi terus mengoptimalkan kekuatan ekosistemnya demi memperluas basis pengguna.

















