Bank Danamon Jajaki Integrasi Dengan Kantor Cabang MUFG di Indonesia

Bank Danamon menandatangani MoU dengan MUFG di Indonesia untuk menjajaki integrasi operasional, yang rencananya akan efektif pada tahun 2027 setelah mendapat persetujuan OJK dan pemegang saham.
Selama proses integrasi berlangsung, kegiatan operasional, layanan nasabah, serta hubungan kontraktual kedua bank tetap berjalan normal tanpa perubahan terhadap produk maupun jam operasional.
Integrasi ini diharapkan mengoptimalkan keahlian serta jaringan global dan nasional MUFG dan Danamon, dengan entitas hasil integrasi tetap menjadi anak perusahaan terkonsolidasi MUFG Bank, Ltd.
Jakarta, FORTUNE - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mengumumkan rencana mengintegrasikan kegiatan operasional dengan kantor cabang MUFG di Indonesia. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Manajemen Bank Danamon menjelaskan, struktur yang diusulkan untuk integrasi ini akan dituangkan dalam Rancangan Integrasi untuk kemudian diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan. Setelah prosesnya selesai, aksi ini akan diumumkan kepada publik, dan diajukan untuk persetujuan oleh pemegang saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami memperkirakan bahwa integrasi ini akan efektif dalam kurun waktu tahun 2027," ujar Manajemen Bank Danamon di Jakarta, Senin (11/4).
Manajemen Bank Danamon juga mengatakan bahwa aksi korporasi ini adalah integrasi mengacu pada POJK 41/2019 tentang penggabungan, peleburan, pengambilalihan, integrasi, dan konversi bank umum. Dalam hal ini, MUFG Indonesia merupakan kantor cabang luar negeri, sehingga tidak termasuk dalam penggabungan atau merger.
Hingga proses integrasi selesai, Bank Danamon mengungkapkan tidak terdapat perubahan terhadap kegiatan operasional Danamon maupun MUFG Indonesia. Nasabah Danamon dan MUFG Indonesia tetap dapat bertransaksi serta menggunakan produk dan layanan finansialĀ tanpa perubahan terhadap produk dan layanan, jam operasional, maupun jaringan kantor yang ada saat ini.
Selain itu, seluruh hubungan kontraktual antara Danamon atau MUFG Indonesia dengan para mitra usaha, termasuk vendor, kontraktor, perusahaan alih daya, dan pihak lainnya, tetap berlaku.
Kedua bank optimistis apabila proses integrasi efektif maka dapat menghasilkan keahlian, serta jaringan global dan nasional secara optimal. Selain itu, Bank Hasil Integrasi nantinya tetap akan berstatus sebagai entitas anak terkonsolidasi dari MUFG Bank, Ltd..
Danamon merupakan bank umum swasta yang tergabung dalam entitas anak terkonsolidasi milik MUFG Bank, Ltd. sejak 2019. Hingga 31 Desember 2025, Danamon mencatatkan total aset konsolidasian sebesar Rp275,7 triliun. Kinerja tersebut ditopang jaringan layanan perbankan konvensional, unit usaha syariah, serta pembiayaan melalui entitas anak, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance. Danamon juga memiliki basis layanan yang mencakup beragam segmen nasabah, mulai dari korporasi, usaha kecil dan menengah (UKM), hingga ritel.
Sementara itu, MUFG Indonesia yang merupakan kantor cabang MUFG Bank, Ltd. dan telah beroperasi di Indonesia sejak 1968, membukukan total aset sebesar Rp207 triliun per akhir 2025. Saat ini, MUFG Indonesia fokus melayani nasabah korporasi.
"Untuk menjadi salah satu institusi finansial global terdepan di Indonesia, yang menyediakan solusi finansial dengan jangkauan nasabah yang lebih luas, memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan industri jasa keuangan dan perekonomian Indonesia," kata manajemen Danamon.

















