Comscore Tracker
FINANCE

Daftar Suku Bunga Floating KPR 2022 di 5 Bank

Berapa kisaran suku bunga floating KPR pada 2022?

Daftar Suku Bunga Floating KPR 2022 di 5 BankShutterstock/Elle Aon

by Tanayastri Dini Isna KH

Jakarta, FORTUNE - Penyaluran kredit konsumsi, salah satunya Kredit Pemilikan Rumah (KPR) cukup kencang semster I 2022.  Bank Indonesia (BI) mencatatkan kredit konsumsi mampu tumbuh 6,2% year on year (yoy) menjadi Rp 1.715,8 triliun per Mei 2022. Sejumlah bank di Indonesia menerapkan suku bunga floating 2022 yang berbeda-beda, sesuai dinamika pasar keuangan.

Suku bunga floating rate merupakan jenis suku bunga yang dinamis atau tidak tetap, sejalan dengan pergerakan suku bunga acuan BI di pasar nasional. Sementara di global, tingkat suku bunga floating ditetapkan oleh kebijakan seperti SIBOR (Singapore Interbank Offered Rate) atau LIBOR (London Interbank Offered Rate).

Dalam KPR atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR), selain jenis suku bunga floating ada suku bunga fixed, yang nilainya cenderung statis dalam periode tertentu. Anda dapat memilih salah satunya dalam skema kredit.

Untuk saat ini, rata-rata suku bunga fixed dimulai dari 3 persen, sedangkan suku bunga floating KPR ada di level 10 persen.

Lantas, berapakah suku bunga floating KPR 2022 di setiap bank? Mari simak ulasan berikut.

Daftar suku bunga floating KPR 2022

Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira memproyeksikan kenaikan suku bunga floating KPR 2022 sekitar 1–2 persen, dari 7,5 persen menjadi 9,5 persen. Itu sejalan dengan meningkatnya suku bunga acuan BI hingga menyentuh level 4,25 persen.

Dus, Anda yang ingin memulai mengkredit rumah harus pandai-pandai memilah-milah bank dengan suku bunga floating KPR terbaik. Dengan begitu, Anda bisa memperhitungkan bujet yang tepat.

Berikut ini daftar suku bunga floating KPR 2022 dari berbagai bank di Indonesia, dilansir dari berbagai sumber:

  • Bank Mandiri

Mengutip laman Bank Mandiri, kategori bunganya terdiri dari suku bunga KPR spesial HUT ke-24, dengan kisaran suku bunga 2,40 persen sampai dengan 4,24 persen. Kedua, ada suku bunga spesial tengah tahun 2022, dengan kisaran 4,18 persen hingga 4,88 persen.

Ketiga, suku bunga fixed berjenjang sampai 10 tahun spesial HUT RI ke-77, yang besarannya berkisar dari 3,98 persen sampai 9,68 persen. Keempat, angsuran tetap fix 10 tahun dengan bunga 8,5 persen. Selanjutnya, berlaku suku bunga floating.

  • BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) secara khusus menawarkan suku bunga KPR spesial di kisaran 3,85 persen pada periode 9 September sampai dengan 10 Oktober. Di luar itu, bank tersebut juga punya program KPR refinancing dan renovasi rumah.

Sesuai situs resmi BCA, suku bunga dasar kredit (SBDK) kredit konsumsi KPR bank raksasa itu mencapai 7,20 persen.

  • BTN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk punya program KPR BTN Subsidi, yang tawarkan rumah di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tanpa PPN dan premi asuransi.

Suku bunganya berada di kisaran 5 persen, dengan nilai uang muka mulai 1 persen. Adapun, jangka waktu cicilannya mencapai 20 tahun, dengan biaya administrasi Rp250 ribu.

  • BNI

Untuk fasilitas KPR seperti BNI Griya, terdapat pembiayaan khusus pembangunan atau renovasi, top up, refinancing pengambilalihan properti, dan pembelian rumah.

Melansir situs BNI, suku bunga dasar kredit (SBDK) BNI untuk kredit konsumsi KPR adalah 7,25 persen.

  • BRI

Suku bunga floating KPR 2022 Bank Rakyat Indonesia (BRI) berkisar dari 13 persen. Khusus anggota ASN, TNI, dan Polri, ada program suku bunga floating dari 9,5 persen p.a.

Related Articles