Jakarta, FORTUNE — Menjelang usia satu abad, Optik Tunggal mulai mentransformasi konsep gerainya dengan menghadirkan New Store Concept di Gandaria City Mall, Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan penglihatan sekaligus menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih modern dan personal.
Gerai berkonsep baru tersebut mengusung pendekatan yang menggabungkan layanan kesehatan mata dengan pengalaman ritel dalam satu ekosistem. Pelanggan dapat menikmati alur layanan yang terintegrasi, mulai dari eksplorasi produk, konsultasi penglihatan, hingga pemeriksaan refraksi mata.
Selama 97 tahun beroperasi, Optik Tunggal menilai kebutuhan masyarakat terhadap layanan vision care terus berkembang seiring perubahan gaya hidup dan meningkatnya ekspektasi pelanggan. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan fokus utama pada layanan kesehatan penglihatan.
CEO Optik Tunggal Alexander F. Kurniawan mengatakan, transformasi gerai merupakan bagian dari perjalanan perusahaan yang telah berdiri sejak 1929. Menurutnya, perusahaan senantiasa belajar dan berkembang untuk meningkatkan pelayanan dan mewujudkan komitmen best choice, best service, and best quality bagi customers.
"Di masa ini, pelanggan tidak hanya mencari produk terbaik atau pemeriksaan mata yang akurat, tetapi juga menginginkan pengalaman berbelanja yang lebih ramah, nyaman, personalized, dan relevan dengan gaya hidup modern,” ujar Alex dalam Grand Opening New Store Concept Optik Tunggal di Gandaria City Mall , Jakarta, Jumat (3/7).
Melalui konsep baru tersebut, Optik Tunggal menghadirkan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Salah satunya adalah penerapan glareless lighting, sistem pencahayaan yang dirancang untuk meminimalkan pantulan cahaya dan gangguan visual ketika pelanggan memilih maupun mencoba kacamata.
Dengan konsep pencahayaan tersebut, pelanggan diharapkan dapat melihat tampilan bingkai kacamata secara lebih jelas sekaligus memperoleh pengalaman berbelanja yang lebih nyaman.
Perusahaan juga memperbarui identitas seragam karyawannya melalui konsep Pranita Nayana. Dalam bahasa Sanskerta, istilah tersebut bermakna mengutamakan pelayanan guna meningkatkan kualitas penglihatan masyarakat Indonesia lintas generasi.
Konsep tersebut memadukan filosofi tradisional dengan desain yang hangat dan elegan sebagai representasi komitmen Optik Tunggal dalam menghadirkan layanan yang profesional, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Seluruh pembaruan gerai dirangkum dalam konsep desain River of Sight yang terinspirasi dari aliran sungai sebagai simbol pertumbuhan, perubahan, dan evolusi yang berkelanjutan. Filosofi tersebut diwujudkan melalui desain organik yang disesuaikan dengan kebutuhan gerai optik modern, dipadukan dengan material alami seperti kayu dan batu untuk menghadirkan suasana yang hangat, nyaman, autentik, dan berkarakter.
Lebih dari sekadar memperbarui tampilan toko, konsep tersebut juga menjadi representasi visi Optik Tunggal dalam mengembangkan layanan kesehatan penglihatan di masa depan. Perusahaan ingin menjadikan gerainya sebagai lifestyle destination yang mengintegrasikan pengalaman berbelanja dengan layanan kesehatan mata.
Direktur Operasional Retail Optik Tunggal Doli Rosmiaty mengatakan, gerai Gandaria City menjadi implementasi pertama dari konsep tersebut. Selanjutnya, perusahaan akan menerapkannya secara bertahap di berbagai gerai Optik Tunggal di Indonesia.
“Setiap keputusan dalam store ini dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan pelanggan. Kami ingin menciptakan customer journey yang lebih mengalir, seperti aliran yang terus bergerak mengikuti zaman, perusahaan akan terus berinovasi sambil mempertahankan tujuan utamanya: membantu masyarakat Indonesia melihat lebih baik dan menjalani hidup dengan kualitas penglihatan yang optimal,” kata Doli.
