Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Kenapa Harga Tiket Piala Dunia Mahal? Ini Penjelasannya
ilustrasi trofi Piala Dunia (unsplash.com/My Profit Tutor)
  • FIFA menerapkan sistem dynamic pricing pada penjualan tiket Piala Dunia 2026, membuat harga melonjak tajam terutama untuk laga semifinal dan final.

  • Kebijakan harga dinamis ini diklaim mengikuti pasar hiburan AS yang terbiasa dengan fleksibilitas harga.

  • Mayoritas pertandingan digelar di AS, sehingga menyebabkan biaya perjalanan, hotel, dan tiket meningkat drastis.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — Kenapa harga tiket Piala Dunia mahal menjadi pertanyaan yang ramai dibahas menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.

FIFA menerapkan skema penjualan baru yang membuat harga tiket pertandingan melonjak tajam, terutama untuk laga-laga utama seperti semifinal dan final. Harga tiket final Piala Dunia 2026 bahkan telah mencapai 32.970 dolar AS atau sekitar Rp583 juta (kurs Rp17.684 per dolar AS) untuk kategori tertinggi.

Kenaikan tersebut memicu kritik dari penggemar hingga anggota Kongres AS. Mereka mempertanyakan transparansi sistem penjualan FIFA dan mekanisme dynamic pricing yang digunakan dalam turnamen kali ini.

Alasan kenapa harga tiket Piala dunia mahal

Salah satu faktor utama yang membuat harga tiket Piala Dunia 2026 mahal adalah penerapan dynamic pricing atau penetapan harga dinamis. Dalam sistem ini, harga tiket tidak bersifat tetap dan dapat berubah mengikuti permintaan pasar, ketersediaan kursi, serta waktu penjualan.

Al Jazeera mewartakan FIFA mulai menerapkan model tersebut pada beberapa fase penjualan tiket. Harga tiket pertandingan dapat naik secara real time ketika permintaan meningkat.

Profesor olahraga dari Emlyon Business School Shanghai, Simon Chadwick, mengatakan FIFA memanfaatkan karakter pasar hiburan di AS yang sudah terbiasa dengan sistem harga fleksibel.

“Konsumen olahraga (di AS) sudah terbiasa dengan penyesuaian harga tiket secara real-time, yang bisa membuat harga masuk naik maupun turun,” ujar Chadwick kepada Al Jazeera.

Ia menilai strategi tersebut digunakan FIFA untuk memaksimalkan pendapatan turnamen.

“Ketika digunakan bersamaan dengan strategi harga premium, dynamic ticketing sangat jelas menjadi upaya memaksimalkan pendapatan, karena FIFA berusaha meraih keuntungan finansial sebesar mungkin dari turnamen musim panas ini,” ujarnya.

FIFA sendiri menyebut harga tiket mengikuti mekanisme pasar. Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan harga yang tinggi dipengaruhi pasar hiburan AS dan tingginya permintaan pertandingan.

“Kami harus melihat kondisi pasar. Kami berada di pasar hiburan paling berkembang di dunia, jadi kami harus menerapkan harga sesuai pasar,” kata Infantino.

Harga tiket final melonjak drastis

Harga tiket Piala Dunia 2026 naik signifikan dibanding edisi sebelumnya. Tiket final kategori tertinggi dijual hingga hampir 11.000 dolar AS pada fase awal dan kemudian meningkat menjadi 32.970 dolar AS atau sekitar Rp583 juta.

Sebagai perbandingan, tiket final Piala Dunia 2022 di Qatar untuk kategori termahal berada di kisaran 1.604 dolar AS. Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, harga tertinggi final sekitar 1.100 dolar AS.

Selain final, tiket pertandingan lain juga berada di level tinggi. Tiket semifinal dijual mulai puluhan juta rupiah, sementara laga pembuka AS melawan Paraguay dibanderol sekitar Rp19 juta hingga Rp47,5 juta.

FIFA juga membuka pasar resale resmi yang memungkinkan pemilik tiket menjual kembali tiket mereka dengan harga lebih tinggi. Dalam sistem tersebut, FIFA mengambil biaya 15 persen dari pembeli dan penjual.

DW mewartakan sempat ada tiket final yang dipasarkan hingga 2,29 juta dolar AS atau sekitar Rp40,4 miliar di platform resale FIFA. Meski belum tentu terjual, fenomena itu memperlihatkan tingginya spekulasi harga di pasar sekunder.

Mayoritas pertandingan digelar di AS

Faktor lain yang memengaruhi mahalnya tiket adalah lokasi penyelenggaraan. Sebanyak 78 dari total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 digelar di AS.

Menurut Simon Chadwick, AS dipilih karena potensi pendapatan yang besar dari industri olahraga dan hiburan.

“Salah satu alasan utama Piala Dunia digelar di AS adalah karena besarnya peluang yang ditawarkan untuk menghasilkan pendapatan,” katanya.

Pasar olahraga di AS juga terbiasa dengan tiket premium dan hospitality bernilai tinggi, contohnya pada ajang seperti Super Bowl dan NBA Playoff.

Selain harga tiket, biaya perjalanan menuju lokasi pertandingan ikut meningkat. Tarif hotel di kota tuan rumah melonjak, sementara tiket pesawat internasional mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan dan harga minyak dunia.

Biaya nonton Piala Dunia bisa tembus ratusan juta

Biaya total menonton langsung Piala Dunia 2026 dapat mencapai ratusan juta rupiah untuk satu perjalanan fase grup.

Penggemar asal Sao Paulo, Brasil, diperkirakan harus mengeluarkan sekitar 12.646 dolar AS atau lebih dari Rp223 juta. Biaya itu mencakup tiket pertandingan, hotel, makanan, transportasi, dan visa.

Sementara penggemar asal London diperkirakan menghabiskan sekitar 11.197 dolar AS atau sekitar Rp197 juta. Penggemar dari Tokyo membutuhkan biaya sekitar 11.181 dolar AS.

Adapun estimasi biaya paling rendah dalam daftar tersebut berasal dari Auckland, Selandia Baru, dengan total sekitar 6.700 dolar AS atau sekitar Rp118 juta.

Kenaikan biaya juga memengaruhi tingkat okupansi hotel di kota-kota tuan rumah. American Hotel and Lodging Association (AHLA) melaporkan hampir 80 persen pemesanan hotel masih berada di bawah perkiraan awal.

Di tengah kritik terhadap harga tiket, FIFA menyatakan penjualan tiket tetap menunjukkan minat tinggi dari penggemar. Organisasi itu juga menegaskan sebagian tiket fase grup masih tersedia mulai 60 dolar AS atau Rp1 juta untuk kategori tertentu.

FAQ seputar kenapa harga tiket Piala Dunia 2026 mahal

Berapa harga tiket final Piala Dunia 2026?

Tiket final kategori tertinggi mencapai 32.970 dolar AS atau sekitar Rp583 juta.

Apa itu dynamic pricing?

Dynamic pricing adalah sistem harga tiket yang berubah mengikuti permintaan dan ketersediaan kursi.

Berapa estimasi biaya menonton Piala Dunia 2026?

Biaya perjalanan dan tiket untuk fase grup diperkirakan mencapai Rp117 juta hingga Rp222 juta tergantung negara asal.

Editorial Team

Related Article