Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

AKR Tebar Dividen 80% Dari Laba, Totalnya Capai Rp1,98 Triliun

AKR Tebar Dividen 80% Dari Laba, Totalnya Capai Rp1,98 Triliun
Logo AKR Corporindo. (AKR Corporindo/AKRA)
Intinya Sih
  • PT AKR Corporindo Tbk menetapkan dividen tunai Rp1,98 triliun atau 80,08% dari laba bersih tahun 2025, disahkan dalam RUPST pada 27 April 2026.
  • Sepanjang 2025, AKRA mencatat pendapatan Rp46,02 triliun dan laba bersih Rp2,47 triliun, naik 11% dengan profitabilitas terjaga serta struktur keuangan yang sehat.
  • Kinerja ditopang segmen perdagangan dan kawasan industri JIIPE Gresik yang tumbuh signifikan; perusahaan fokus memperkuat distribusi energi dan digitalisasi operasional untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) sepakat membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sekitar Rp1,98 triliun atau sebesar Rp100 per saham. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 27 April 2026.

"Dengan total nilai sekitar Rp 1,98 triliun, yang mencerminkan rasio pembagian sekitar 80,08% dari laba bersih tahun 2025," kata Direktur AKRA Suresh Vembu dalam konferensi pers, Senin (28/4).

Dalam tiga tahun terakhir, AKR tercatat konsisten membagikan dividen dengan rasio sekitar 80-an dari laba. Pada 2023, payout ratio tercatat (persen dari laba bersih Rp2,7 triliun. Sementara pada 2024, rasio pembagian dividen mencapai 88,87 persen dari laba bersih Rp2,2 triliun.

Sepanjang 2025, AKRA membukukan pendapatan Rp46,02 triliun dengan laba bersih Rp2,47 triliun, naik 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. EBITDA tercatat Rp3,67 triliun. Profitabilitas tetap terjaga dengan Return on Equity sebesar 20 persen dan Return on Assets sebesar 7 persen, serta struktur permodalan yang sehat dengan Debt to Equity Ratio sebesar 0,3 kali dan posisi kas bersih yang kuat.

Suresh menyebut, kontribusi kinerja didukung oleh seluruh segmen usaha. Segmen perdagangan dan distribusi tetap stabil dengan pengelolaan margin yang disiplin. Sementara segmen kawasan industri mencatat pertumbuhan signifikan seiring peningkatan aktivitas tenant, monetisasi lahan, dan utilisasi utilitas di kawasan JIIPE Gresik. Perkembangan ini memperkuat basis pendapatan berulang Perseroan serta posisi JIIPE sebagai platform pertumbuhan jangka panjang.

Ke depan, perusahaan akan terus berfokus pada penguatan distribusi energi dan bahan kimia, pengembangan kawasan industri terintegrasi JIIPE sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang, serta peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi dan optimalisasi rantai pasok.

"Dengan fondasi bisnis yang kuat, model usaha terintegrasi, serta disiplin dalam pelaksanaan strategi, kami optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Selain menyetujui nilai pembagian dividen, RUPST menyepakati penunjukan kantor akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026, perubahan susunan direksi termasuk berakhirnya masa jabatan Suresh Vembu sebagai Direktur efektif 30 Juni 2026, serta penetapan remunerasi bagi direksi dan dewan komisaris.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Related Articles

See More