- ASII (PT Astra International Tbk)
- BTPN (PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk)
- GOOD (PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk)
- HEAL (PT Medikaloka Hermina Tbk)
- PRDA (PT Prodia Widyahusada Tbk)
Jadwal Cum Date Dividen Mei 2026, Cek Daftar Emitennya

- Bursa Efek Indonesia mencatat jadwal cum date dividen Mei 2026 berlangsung 4–8 Mei, menjadi batas akhir investor untuk memperoleh hak atas dividen tunai dari berbagai emiten.
- Sektor perbankan, energi, dan konsumsi mendominasi musim dividen kali ini dengan emiten besar seperti BMRI, BJBR, AKRA, dan JPFA yang menawarkan rasio pembagian laba menarik bagi investor.
- Cum date berperan penting dalam strategi perdagangan berbasis dividen karena setelahnya harga saham biasanya menyesuaikan secara teknis sesuai nilai dividen yang dibagikan.
Jakarta, FORTUNE — Jadwal cum date dividen Mei 2026 mulai bergulir seiring musim pembagian laba perusahaan hasil tahun buku 2025.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sejumlah emiten telah menetapkan tanggal cum dividen pada pekan pertama Mei, yang menjadi batas akhir investor untuk memperoleh hak atas dividen tunai.
Cum date pada awal Mei 2026 terkonsentrasi pada periode 4–8 Mei. Tanggal tersebut menjadi momentum krusial karena investor yang membeli saham setelah cum date tidak lagi berhak atas pembagian dividen.
Daftar emiten dengan cum date Mei 2026
Sejumlah emiten telah mengumumkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi. Berikut daftar emiten yang memasuki periode cum date pada awal Mei 2026:
4 Mei 2026
5 Mei 2026
- GMTD (Gowa Makassar Tourism Development Tbk)
6 Mei 2026
- AKRA (AKR Corporindo Tbk)
- AMAG (Asuransi Multi Artha Guna Tbk)
- ASJT (Asuransi Jasa Tania Tbk)
- BOLT (Garuda Metalindo Tbk)
7 Mei 2026
- BJBR (Bank BJB Tbk)
- EAST (Eastparc Hotel Tbk)
- LIFE (MSIG Life Insurance Indonesia Tbk)
- LPIN (Multi Prima Sejahtera Tbk)
- SKLT (Sekar Laut Tbk)
8 Mei 2026
- BMRI (Bank Mandiri Tbk)
- JPFA (Japfa Comfeed Indonesia Tbk)
- SMSM (Selamat Sempurna Tbk)
- ZYRX (Zyrexindo Mandiri Buana Tbk)
Perbankan dan energi dominasi musim dividen
Sektor perbankan menjadi salah satu penopang utama dalam musim dividen kali ini. Emiten seperti BMRI dan BJBR masuk dalam daftar cum date awal Mei, melanjutkan tren historis di mana bank berkapitalisasi besar konsisten membagikan dividen dengan rasio menarik.
Selain perbankan, sektor energi dan infrastruktur diwakili AKRA turut masuk daftar, sementara sektor konsumsi menghadirkan JPFA dan SMSM. Kombinasi lintas sektor ini mencerminkan distribusi dividen yang merata dan membuka opsi diversifikasi portofolio bagi investor.
Emiten besar lain juga menjadwalkan pembayaran dividen pada Mei, meskipun cum date sebagian terjadi di akhir April. Misalnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan membayar dividen pada 8 Mei 2026 dengan nilai Rp346 per saham dan total Rp52,1 triliun, serta rasio dividend payout 92 persen.
Komponen teknis dan potensi pergerakan harga
Cum date menjadi salah satu indikator penting dalam strategi perdagangan saham berbasis dividen. Setelah melewati tanggal tersebut, saham akan memasuki fase ex date, di mana harga biasanya mengalami penyesuaian teknis.
Penyesuaian ini umumnya searah dengan nilai dividen yang dibagikan. Oleh karena itu, investor memperhitungkan dividend yield secara komprehensif sebelum mengambil keputusan transaksi.
Selain itu, aktivitas dividen sering dimanfaatkan oleh investor yang mengincar dividen gain. Strategi ini berfokus pada pembelian saham sebelum cum date dan menjualnya setelah ex date, meskipun tetap bergantung pada kondisi pasar dan likuiditas saham.
Dinamika strategi investor di tengah kondisi pasar
Periode cum date Mei 2026 juga berlangsung di tengah kondisi pasar yang dinilai menawarkan peluang selektif. Sejumlah saham disebut berada di area valuasi yang relatif rendah secara teknikal dan fundamental, sehingga menarik bagi investor jangka panjang maupun pemburu dividen.
Beberapa emiten seperti ASII, AKRA, dan SMSM tercatat memiliki kombinasi antara stabilitas dividen dan prospek pertumbuhan. Di sisi lain, saham perbankan daerah seperti BJBR tetap diminati karena tingkat imbal hasil dividen yang relatif tinggi.
Namun, likuiditas saham menjadi faktor yang tetap diperhatikan. Emiten dengan volume perdagangan rendah cenderung memiliki volatilitas lebih tinggi, terutama di sekitar periode cum dan ex date.
Memahami istilah dalam pembagian dividen
Dalam siklus pembagian dividen, terdapat beberapa istilah utama yang digunakan:
- Cum date: batas akhir pembelian saham agar berhak atas dividen
- Ex date: tanggal awal saham diperdagangkan tanpa hak dividen
- Recording date: tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak
- Payment date: tanggal distribusi dividen kepada investor
Rangkaian jadwal ini menjadi acuan dalam menentukan hak investor terhadap pembagian laba perusahaan.
Demikian jadwal cum date dividen Mei 2026 beserta daftar emitennya. Semoga bermanfaat!
Sanggahan: Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli, menjual, maupun mempertahankan instrumen investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab atas segala risiko, kerugian, ataupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
FAQ seputar cum date dividen Mei 2026
| Apa itu cum date dividen? | Cum date adalah batas akhir investor membeli saham agar berhak menerima dividen. |
| Kapan cum date dividen Mei 2026 dimulai? | Cum date dimulai pada 4 Mei 2026 untuk beberapa emiten. |
| Apa yang terjadi setelah cum date? | Saham memasuki ex date dan tidak lagi memberikan hak dividen kepada pembeli baru. |
















