Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
OCBC Sekuritas akan Bawa IPO 3 Emiten Lagi, Ini Estimasi Waktunya
Direktur Utama OCBC Sekuritas, Betty Goenawan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jumat (10/4).

Jakarta, FORTUNE - PT OCBC Sekuritas Indonesia melaporkan masih ada 3 calon emiten lagi dalam pipeline Initial Public Offering (IPO) saham pada 2026, setelah mengawal IPO PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

Direktur Utama OCBC Sekuritas, Betty Goenawan, mengatakan, 1 calon emiten akan mendebutkan saham pada semester-I 2026. Kemudian, 2 calon emiten lainnya akan melantai di bursa pada semester-II 2026, yakni antara kuartal-III dan kuartal-IV 2026.

"[Untuk sektor] masih strictly confidential sekarang ini. Tapi [skalanya] kelas aset menengah [mid-cap], secara fundamental bagus," kata Betty saat ditemui di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) selepas seremoni pencatatan saham WBSA, Jumat (10/4).

Sebelumnya, pada Januari 2026, OCB Sekuritas membidik untuk memboyong 4 perusahaan dengan aset berskala kelas menengah. Fokus sektornya adalah logistik, teknologi sistem terintegrasi, serta FMCG.

Sebagai konteks, emiten logistik yang dimaksud adalah PT WBSA yang baru saja mencatatkan saham di bursa, Jumat. WBSA menawarkan 1,8 miliar saham baru kepada publik atau 20,75 persen. Secara total, IPO WBSA mencatatkan permintaan dari hampir 914.000 SID yang berarti oversubscribe sebanyak 386,86 kali.

Emiten logistik afiliasi Grup Sinar Mas dan East Ventures itu mengantongi dana senilai Rp302,4 miliar dari aksi IPO. Sekitar Rp215 miliar dana akan WBSA gunakan untuk mengambil alih 191.250 atau 99,99 persen saham PT Bermuda Inoasi Logistik (BIL). Transaksi akuisisi itu selambat-lambatnya dilakukan 6 bulan sejak berakhirnya tahun buku 31 Desember 2025.

BSA Logistics Indonesia sendiri merupakan salah satu entitas usaha dari grup Waresix. Konsolidasi BIL ke BSA Logistics sebagai bagian dari rencana penggunaan dana IPO adalah langkah strategis untuk mengintegrasikan entitas dengan profil pertumbuhan ke dalam struktur perseroan. Dus, potensi pertumbuhan itu dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan skala usaha, kinerja keuangan, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi investor ritel.

"Ini adalah salah satu langkah dalam realisasi WBSA sebagai [bagian dari] industri logistik]. Jadi memang ada satu layanan yang belum ada, kami memang fokus menambahkan layanan tersebut menggunakan M&A," kata Group President, Waresix, Eric Dharma saat ditemui di BEI, Jumat.

Editorial Team