- BBCA: 5,58 persen
Perbandingan Kinerja Saham Perbankan Raksasa di 2024

- Perbandingan kinerja saham big banks di 2024
BBCA: 5,58 persen
- BBCA saham menguat sebesar 5,58 persen, menjadi satu-satunya emiten perbankan raksasa yang mengalami capital gain.
- BMRI: -1,16 persen
BMRI mencatat capital loss sebesar 1,16 persen pada tahun 2024 setelah memasukkan dividen yang dibagikan oleh perseroan.
- BBNI: -13,85 persen
Tingkat pengembalian saham BBNI pada 2024 adalah -13,85 persen berdasarkan capital loss harga saham dan dividen final
Jakarta, FORTUNEĀ - Sebagai salah satu sektor penopang pasar di 2024, bagaimana perbandingan kinerja saham perbankan, khususnya empat perbankan raksasa?
Meski di kuartal IV 2024 harga saham para raksasa perbankan terbilang tertekan, emiten perbankan masih jadi salah satu sumber profit bagi para investor. Itu terbukti dari data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang menunjukkan, sektor perbankan termasuk salah satu kontributor dividen terbesar sepanjang 12 bulan terakhir. Nilainya mencapai Rp60,53 triliun sepanjang tahun.
Dari segi pergerakan saham sendiri, sektor keuangan (yang menjadi induk dari emiten-emiten perbankan) tercatat melemah 4,10 persen selama perdagangan 2024.
Bersama dengan itu, bagaimana dengan laju saham para emiten perbankan raksasa? Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah tergerus 28,11 persen selama setahun. Itu diikuti oleh saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang tertekan 19,07 persen dan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang melemah 6,94 persen.
Lain dengan ketigaĀ peers, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mampu naik walaupun hanya 2,65 persen sepanjang perdagangan pasar di 2024.
Perbandingan kinerja sahamĀ big banksĀ di 2024
Jika mempertimbangkan capital gain/lossĀ dan besaran dividen, maka bagaimana perbandingan kinerja saham empat perbankan raksasa atauĀ big banksĀ di 2024? Berikut ini rangkumannya:
Mengacu pada harga akhir dan awal perdagangan di 2024,Ā capital gainĀ BBCA mencapai Rp250. BBCA menjadi satu-satunya emiten perbankan raksasa yang sahamnya menguat, sehingga berbuahĀ capital gainĀ bagi investor.
Jika turut memperhitungkan dividen final 2023 dan dividen interim 2024 BBCA, maka tingkat pengembalian investasi atas BBCA pada 2024 mencapai 5,58 persen.
- BMRI: -1,16 persen
Investor BMRI membukukanĀ capital lossĀ Rp425 pada 2024 berdasarkan laju harga saham di awal dan akhir tahun. Apabila memasukkan dividen yang dibagikan oleh perseroan pada Maret 2024, maka totalĀ capital lossĀ BMRI di 2024 mencapai 1,16 persen.
- BBNI: -13,85 persen
BerdasarkanĀ capital lossĀ harga saham (Rp1.025) dan dividen final 2023 Rp280,49, tingkat pengembalian saham BBNI pada 2024 adalah -13,85 persen.
- BBRI: -21,23 persen
Saham BBRI menjadi yang menghasilkan kinerja paling rendah pada 2024, yakni sebesar -21,23 persen. Faktor terbesarnya adalah koreksi harga saham yang mendalam, denganĀ capital lossĀ Rp1.575.

















