Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Porsi Kas Valas BUKA Tembus 83 Persen, Manajemen Tegaskan Bukan Dana IPO
Bukalapak Headquarters (bukalapak.com)
  • Bukalapak menempatkan kas dan setara kas valuta asing Rp12,9 triliun, setara 83 persen total kas per 30 September 2026, untuk kebutuhan operasional dan optimalisasi likuiditas.

  • Dana valuta asing bukan berasal dari IPO; seluruh dana bersih IPO Rp21,33 triliun telah digunakan sesuai peruntukan yang disetujui RUPS.

  • Laba selisih kurs neto mencapai Rp872,4 miliar selama sembilan bulan 2026, yang mayoritasnya belum terealisasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai penempatan kas dan setara kas dalam mata uang asing senilai Rp12,9 triliun per 30 September 2026, Kamis (29/10). Nilai tersebut mencakup 83 persen dari total kas dan setara kas perseroan di tengah tekanan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.

Penempatan dana dalam mata uang asing tersebut menjadi bagian dari pengelolaan likuiditas perseroan yang total asetnya mencapai Rp24,9 triliun per akhir September 2026.

Sekretaris Perusahaan Bukalapak, Victor Putra Lesmana, menyatakan pengelolaan dana dilakukan dengan memperhitungkan aspek keamanan dana, likuiditas, serta kesesuaian jangka waktu penempatan dengan kebutuhan arus kas.

Pengelolaan ini bertujuan menjaga ketersediaan dana untuk kebutuhan operasional, pelaksanaan rencana bisnis, serta pemenuhan kewajiban keuangan perseroan.

"Perseroan melakukan penempatan tersebut sehubungan dengan pemenuhan kebutuhan operasional dalam mata uang asing dan juga optimalisasi hasil dari sisa dana kebutuhan operasional," kata Victor dalam penjelasan tertulisnya kepada BEI, Kamis (29/10).

Victor menyatakan penempatan kas valuta asing tersebut bukan bagian dari strategi pengelolaan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Seluruh dana bersih hasil IPO telah terealisasi sesuai peruntukan.

Bukalapak memperoleh dana bersih IPO sebesar Rp21,33 triliun. Pada akhir 2025, perusahaan itu memiliki sisa dana hasil IPO Rp4,28 triliun.

Seluruh sisa dana tersebut telah terpakai merujuk laporan realisasi penggunaan dana IPO yang disampaikan kepada publik pada 15 Juli 2026. Per 30 September 2026, tidak ada sisa dana IPO yang tercatat dalam saldo kas dan setara kas perseroan.

"Penempatan dana dalam mata uang asing bukan merupakan strategi dalam pengelolaan dana hasil IPO. Pengalokasian dana IPO sudah sesuai dengan hasil yang disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perseroan," ujarnya.

Laba selisih kurs melonjak

Di tengah besarnya penempatan dana dalam mata uang asing, Bukalapak mengalami peningkatan laba selisih kurs neto senilai Rp872,4 miliar selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan periode sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp216,4 miliar.

Victor menjelaskan peningkatan laba selisih kurs tersebut mencerminkan perubahan nilai tukar atas transaksi dan saldo moneter maupun instrumen keuangan dalam mata uang asing milik perseroan.

Namun, dia menegaskan keuntungan tersebut hampir seluruhnya belum terealisasi selama periode berjalan. Selain itu, sumber keuntungan selisih kurs tidak hanya berasal dari kas dan setara kas dalam mata uang asing.

Keuntungan tersebut juga berasal dari saldo aset keuangan lancar lainnya, investasi jangka panjang, serta instrumen keuangan lain.

Terkait risiko pelemahan rupiah, perusahaan menyatakan akan terus memantau penempatan dana dalam mata uang asing. Mitigasi memperhatikan ketentuan perundang-undangan mengenai transaksi valuta asing, keamanan dana, serta kebutuhan likuiditas untuk mendukung operasional dan rencana bisnis.

Perseroan juga belum mengungkapkan secara terperinci target atau batas maksimum eksposur mata uang asing maupun kebijakan lindung nilai (hedging) yang diterapkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article