MARKET

Fokus Bisnis Konsumen dan Efisiensi, Ini Prospek BSI (BRIS)

Bagaimana prospek Bank Syariah Indonesia (BRIS)?

Fokus Bisnis Konsumen dan Efisiensi, Ini Prospek BSI (BRIS)Bank syariah indonesia (BSI). Shutterstock/farzand01
14 March 2023

Jakarta, FORTUNE – Pendapatan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) diproyeksi naik 22,7 persen (YoY) pada 2023. Laba bersihnya pun diprediksi mencapai Rp5,2 triliun, menurut BRI Danareksa Sekuritas.

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Eka Savitri mengatakan, perkiraan kinerja itu ditopang oleh beberapa faktor, yakni: pertumbuhan kredit 15,9 persen (YoY), dengan pertumbuhan kredit konsumen 20,1 persen (YoY); peningkatan NIM setara 6,3 persen berkat kenaikan eksposur pembiayaan gaji; pertumbuhan biaya operasional 9,8 persen; dan biaya pembiayaan lebih terkendali sebesar 170 basis poin.

“Analisis sensitivitas kami menunjukkan, setiap kenaikan biaya kredit sebesar 10 basis poin akan menurunkan laba bersih 3,2 persen,” jelas Eka, dikutip dari risetnya pada Selasa (14/3).

Adapun, sejalan dengan strategi manajemen pada pembiayaan konsumen, terjadi pertumbuhan kredit konsumen (YoY) yang mayoritas ditopang oleh pertumbuhan kredit gaji 41,8 persen (YoY) per Desember 2022.

Eka menilai, BSI berada di posisi yang baik untuk memanfaatkan segmen tersebut, mengingat kebijakan pemerintah yang memperbolehkan BSI bersaing dengan bank himbara lain untuk mengelola rekening gaji PNS dan BUMN. “Itu akan membantu memaastikan kesinambungan saldo tabungan wadiah di masa mendatang,” ujarnya.

Efisiensi biaya jadi fokus lain BSI

Global Islamic Finance 2023/Dok BSI

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.