Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Purbaya: Anggaran Rekening Massal Tak Sampai Rp11 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dok Kemenkeu
  • Purbaya Yudhi Sadewa menyebut anggaran pembukaan rekening massal tidak akan mencapai Rp11 triliun.
  • Kebutuhan dana belum pasti karena pemerintah masih menghitung masyarakat yang benar-benar membutuhkan rekening baru.
  • Program diarahkan untuk penyaluran bantuan dan memerlukan penggabungan data kependudukan dengan data perbankan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembukaan rekening massal perlu menunggu data siap?
Vote Now
Rabu (9/9)

Airlangga Hartarto menyebut pemerintah menyiapkan sekitar Rp11 triliun untuk rencana pembukaan rekening bagi sekitar 200 juta penduduk.

Kamis (10/9)

Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan anggaran program pembukaan rekening massal tidak akan mencapai Rp11 triliun. Ia menyebut jumlah penerima masih dihitung.

tahun depan

Program tersebut kemungkinan besar akan berlaku setelah persiapan penggabungan data kependudukan dan perbankan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembukaan rekening massal perlu menunggu data siap?
Vote Now
  • What?
    Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening secara massal bagi masyarakat.
  • Who?
    Purbaya Yudhi Sadewa, Airlangga Hartarto, pemerintah, serta masyarakat yang membutuhkan rekening baru.
  • Where?
    Jakarta dan Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
  • When?
    Purbaya menyampaikan pada Kamis (10/9). Program kemungkinan besar berlaku pada tahun depan.
  • Why?
    Program diarahkan untuk mempermudah penyaluran bantuan kepada masyarakat.
  • How?
    Rekening dapat dibuka saat seseorang membuat KTP, setelah data kependudukan dan data perbankan digabungkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembukaan rekening massal perlu menunggu data siap?
Vote Now

Pak Purbaya bilang uang untuk membuat banyak rekening baru mungkin tidak sampai Rp11 triliun. Pemerintah masih menghitung siapa yang belum punya rekening. Orang yang baru membuat KTP bisa langsung punya rekening untuk menerima bantuan. Sebelum itu, data penduduk dan bank harus digabungkan. Program ini kemungkinan berlaku tahun depan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembukaan rekening massal perlu menunggu data siap?
Vote Now

Rencana pembukaan rekening yang dikaitkan dengan pembuatan KTP membuka mekanisme penyaluran bantuan langsung ke rekening penerima. Penghitungan ulang jumlah masyarakat yang benar-benar membutuhkan rekening juga dapat menghindari pembuatan rekening ganda bagi mereka yang sudah memilikinya, sementara penggabungan data disiapkan sebelum program dijalankan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah pembukaan rekening massal perlu menunggu data siap?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk program pembukaan rekening secara massal bagi masyarakat tidak akan mencapai Rp11 triliun.

“Tapi saya yakin nggak akan sampai 11 triliun. Nggak sampai 200 juta kali [penerimanya],” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (10/9).

Menurutnya, angka Rp11 triliun yang sebelumnya disebut pemerintah masih merupakan perhitungan kasar.

“Waktu rapat di istana hitungannya nggak keluar angka segitu, itu masih hitungan kasar, nanti kita lihat seperti apa,” ujar Purbaya.

Purbaya mengatakan kebutuhan anggaran tersebut belum dapat dipastikan lantaran pemerintah masih menghitung jumlah masyarakat yang benar-benar membutuhkan rekening baru. Pasalnya, masyarakat yang telah memiliki rekening perbankan tidak perlu kembali dibuatkan rekening baru.

“Tapi kalau yang sudah atau yang existing yang punya, misalnya BRI juga, ngapain dia punya 2 rekening? Itu saya nggak tahu. Nanti saya tunggu detailnya,” katanya.

Purbaya menjelaskan program tersebut nantinya diarahkan untuk mempermudah penyaluran bantuan kepada masyarakat. Bagi masyarakat yang baru membuat KTP, misalnya, rekening dapat langsung dibuka sehingga bantuan dapat ditransfer ke rekening tersebut.

“Nanti yang jelas, yang saya tahu pasti adalah nanti kalau orang yang buat KTP langsung dibuka, dibuka langsung rekening, langsung ditransfer uangnya ke situ juga,” katanya.

Program tersebut juga membutuhkan persiapan berupa penggabungan data kependudukan dengan data perbankan. Purbaya mengatakan proses tersebut tidak dapat dilakukan secara instan dan masih membutuhkan waktu.

Dengan demikian, kemungkinan besar bahwa program tersebut akan berlaku pada tahun depan.

Sebelumnya, muncul angka kebutuhan anggaran sekitar Rp11 triliun untuk pembukaan rekening baru dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Angka tersebut dikaitkan dengan rencana pembukaan rekening bagi sekitar 200 juta penduduk.

Airlangga mengatakan WNI yang berusia 17 tahun ke atas saat ini ada sekitar 200 juta orang. Nantinya, saldo dari rekening BRI dan BSI sebesar Rp50 ribu.

Airlangga menyebut, dengan jumlah tersebut, pemerintah menyiapkan sekitar Rp11 triliun.

"200 juta penduduk, atau sekitar Rp11 T lah," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (9/9).

Pilih pandanganmu soal pembukaan rekening massal

Apakah pembukaan rekening massal perlu menunggu data siap?

See More
Perlu menunggu data siap
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Bisa dijalankan sambil disiapkan

Curated For You

Editorial Team

Related Article