Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Asing Masuk ke Pasar Obligasi, Menkeu Yakin Rupiah Akan Menguat

Asing Masuk ke Pasar Obligasi, Menkeu Yakin Rupiah Akan Menguat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa (12/5). Dok Fortune Indonesia
Intinya Sih
  • Pemerintah mencatat aliran dana asing kembali masuk ke pasar obligasi domestik setelah langkah stabilisasi dilakukan di tengah gejolak pasar keuangan global.
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut intervensi pemerintah melalui bond stabilisation fund berhasil menurunkan yield dan memulihkan kepercayaan investor asing.
  • Masuknya modal asing senilai triliunan rupiah diyakini akan memperkuat rupiah, meski dampaknya belum langsung terasa karena proses penyelesaian transaksi masih berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - Pemerintah mengklaim aliran dana asing mulai kembali masuk ke pasar obligasi domestik setelah langkah stabilisasi yang dilakukan di tengah gejolak pasar keuangan global. Kondisi tersebut diyakini menjadi sinyal positif bagi penguatan nilai tukar rupiah ke depan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah secara proaktif menjaga stabilitas sektor keuangan domestik, khususnya pasar obligasi, di tengah meningkatnya sentimen risiko global yang sempat menekan rupiah.

“Di tengah gonjang-ganjing seperti itu, asing mulai masuk ke sini,” ujarnya pada konferensi pers APBN KiTa, Selasa (20/5).

Menurutnya, pemerintah melakukan intervensi di pasar obligasi sejak pekan lalu untuk menjaga kepercayaan investor. Langkah tersebut dilakukan setelah volatilitas global memicu tekanan di pasar keuangan domestik.

Di pasar sekunder, investor asing tercatat masuk sekitar Rp500 miliar, sementara di pasar primer mencapai sekitar Rp1,68 triliun.

“Akibatnya yield bond turun, asing ikut masuk. Jadi tindakan kita menjaga stabilitas bond market itu sudah bisa mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap bond kita,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui dampak masuknya modal asing tidak akan langsung terasa secara instan karena proses settlement transaksi membutuhkan waktu beberapa hari. Purbaya juga mengatakan pemerintah terus memantau pergerakan pasar secara intensif. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah telah masuk ke pasar obligasi melalui bond stabilisation fund (BSF) untuk membantu menstabilkan rupiah. Dana yang disiapkan adalah Rp2 triliun per hari.

Dari target tersebut, pada 19 Mei 2026, sebesar Rp600 miliar telah digelontorkan untuk melakukan pembelian kembali (buyback) surat berharga negara (SBN).

Pada hari ini, nilai tukar rupiah melemah 37 poin atau 0,21 persen menjadi Rp17.743 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.706 per dolar AS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria

Related Articles

See More