Jakarta, FORTUNE — EDABU BPJS Kesehatan ramai dibahas setelah muncul kanal Telegram bernama EDABU BPJS BOT. Kanal tidak resmi tersebut menawarkan pencarian data pribadi, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), dan informasi gaji, menggunakan token berbayar.
Menanggapi isu tersebut, BPJS Kesehatan memberikan klarifikasi melalui akun Instagram. Lembaga itu menegaskan kanal Telegram yang dimaksud bukan layanan resmi.
"Kanal Telegram 'EDABU BPJS BOT' TIDAK dibuat, dimiliki, maupun dikelola oleh BPJS Kesehatan," tulis BPJS Kesehatan lewat akun Instagram @bpjskesehatan_ri, dikutip Rabu (5/8).
