Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Krakatau Steel Jual Seluruh Saham di Krakatau Osaka Steel
Kantor pusat PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) di Jakarta Selatan. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • Krakatau Steel resmi menjual seluruh 14.000 saham Seri B di Krakatau Osaka Steel kepada Osaka Steel Co. Ltd. senilai US$14 juta atau sekitar Rp249,98 miliar.
  • Transaksi divestasi efektif sejak 29 Juni 2026 setelah penandatanganan akta jual beli saham di hadapan notaris, menandai berakhirnya kepemilikan Krakatau Steel di perusahaan patungan tersebut.
  • Meski kerja sama dihentikan karena kerugian KOS sejak 2022, kinerja Krakatau Steel membaik pada kuartal I/2026 dengan laba bersih US$2,58 juta dan pendapatan naik 11,76 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Emiten produse baja, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) melepas seluruh kepemilikannya di PT Krakatau Osaka Steel (KOS) kepada mitra usahanya, Osaka Steel Co. Ltd. (OSC). Dari divestasi tersebut, KRAS mengantongi dana sebesar US$14 juta atau sekitar Rp249,98 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt.) Corporate Secretary Krakatau Steel, Rachman Hidaya, mengatakan perseroan telah mengalihkan sebanyak 14.000 saham Seri B di KOS.

Jumlah tersebut mewakili 20 persen hak suara dan 14 persen dari seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh di perusahaan patungan tersebut.

Nilai pengalihan saham mencapai US$14 juta dan telah dibayarkan lunas oleh Osaka Steel pada saat penandatanganan akta jual beli saham. Mengacu pada kurs JISDOR Bank Indonesia per 29 Juni 2026 sebesar Rp17.856 per dolar AS, nilai transaksi itu setara sekitar Rp249,98 miliar.

"Terhitung sejak tanggal kejadian, pengalihan saham telah menjadi efektif dan karenanya seluruh saham milik Perseroan dalam KOS telah sepenuhnya beralih kepada OSC," kata  Rachman dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Selasa (7/7).

Transaksi tersebut dituangkan dalam Akta Perjanjian Pengalihan Hak atas Saham Nomor 105 tertanggal 29 Juni 2026 yang dibuat di hadapan Notaris Humberg Lie di Jakarta Utara.

Manajemen menjelaskan, pembayaran senilai US$14 juta telah diterima secara penuh pada tanggal penandatanganan akta. Dengan efektifnya transaksi tersebut, Krakatau Steel tidak lagi memiliki kepemilikan saham di Krakatau Osaka Steel dan seluruh saham perseroan pada perusahaan patungan itu telah beralih kepada Osaka Steel Co. Ltd.

Divestasi ini dilakukan setelah Osaka Steel memutuskan menghentikan operasional Krakatau Osaka Steel. Pabrik tersebut resmi berhenti beroperasi sejak 30 Juni 2026 setelah proyek patungan itu terus membukukan kerugian sejak 2022.

Meski mengakhiri kerja sama di Krakatau Osaka Steel, kinerja keuangan Krakatau Steel justru menunjukkan perbaikan pada awal tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I 2026, perseroan berhasil membalikkan posisi dari rugi menjadi laba bersih sebesar US$2,58 juta atau sekitar Rp43,6 miliar. Capaian tersebut berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu ketika KRAS masih mencatat rugi bersih sebesar US$46,90 juta.

Perbaikan kinerja itu ditopang oleh kenaikan pendapatan sebesar 11,76 persen secara tahunan menjadi US$262,36 juta.

Kontributor terbesar berasal dari segmen produk baja yang menyumbang pendapatan US$256,64 juta. Sementara itu, segmen sarana infrastruktur menghasilkan pendapatan US$77,47 juta dan segmen rekayasa serta konstruksi berkontribusi sebesar US$3,3 juta.

 

Curated For You

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article